Berkenalan Lewat Aplikasi Kencan, Perempuan Asal Bantaran Probolinggo Diduga Tewas dan Dibuang ke Sumur di Kraksaan

- Penulis

Sabtu, 4 Juli 2026 - 09:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROBOLINGGO – Misteri penemuan sesosok mayat tanpa busana yang membusuk di dalam sumur tua di tengah kebun sengon, Desa Alassumur Kulon, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, mulai menemukan titik terang. Korban diduga merupakan seorang perempuan asal Kecamatan Bantaran yang sebelumnya berkenalan dengan terduga pelaku melalui aplikasi kencan daring OMI.

Informasi tersebut mengemuka setelah aparat kepolisian melakukan serangkaian penyelidikan pasca penemuan jasad yang menggegerkan warga pada Jumat (3/7/2026). Saat ditemukan, kondisi jenazah sudah mengalami pembusukan berat. Sebagian tubuh, terutama dari bagian dada hingga kepala, telah rusak sehingga menyulitkan proses identifikasi.

Warga sebelumnya dibuat penasaran dengan aroma busuk yang menyengat dari arah kebun sengon. Setelah ditelusuri, sumber bau berasal dari sebuah sumur sedalam sekitar enam meter. Temuan itu kemudian dilaporkan ke polisi.

Baca Juga :  Ratusan Gengster Beratribut Perguruan Silat Bikin Onar di Sebuah Kafe di Kota Probolinggo

Tim Polsek Kraksaan bersama Unit Inafis Polres Probolinggo langsung melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengevakuasi jenazah. Proses evakuasi menjadi perhatian warga yang memadati lokasi.

“Awalnya warga mencium bau menyengat. Setelah dicari, ternyata berasal dari sumur di tengah kebun sengon. Setelah dievakuasi, kondisi jenazah sudah membusuk dan tidak mengenakan pakaian,” ujar Ahmad Mudesser, warga Kecamatan Kraksaan.

Di tengah penyelidikan, muncul perkembangan baru. Kapolsek Bantaran AKP Agus Eko Widodo menyampaikan bahwa berdasarkan informasi yang diterimanya dari jajaran Polsek Kraksaan, korban diduga adalah Siti Munawaroh, warga Kecamatan Bantaran.

Lebih lanjut, korban diduga mengenal terduga pelaku melalui aplikasi kencan daring OMI. Dari informasi awal yang diterima kepolisian, dua orang berinisial Rofik dan Humaidi disebut diduga terlibat dalam perkara tersebut. Namun, polisi masih terus mendalami keterangan dan alat bukti untuk memastikan peran masing-masing.

Baca Juga :  BRI Unit Banyuanyar Probolinggo Gelar Jumat Berkah, Bagikan Sembako untuk Warga Sekitar

Sementara itu, Kapolsek Kraksaan Kompol Masykur menegaskan pihaknya belum dapat menyampaikan kesimpulan resmi mengenai identitas korban maupun penyebab kematian karena hasil autopsi masih ditunggu.

“Kondisinya sudah hancur dan membusuk. Jadi belum bisa kami pastikan identitas, jenis kelamin ataupun penyebab kematiannya. Masih menunggu hasil autopsi dari petugas medis,” ujar Kompol Masykur, Sabtu (4/7/2026).

Jenazah kini berada di Instalasi Pemulasaran Jenazah RSUD Waluyo Jati untuk menjalani autopsi. Hasil pemeriksaan forensik diharapkan dapat mengungkap identitas korban secara pasti, penyebab kematian, serta memperkuat alat bukti dalam penyidikan kasus yang menggemparkan warga Kabupaten Probolinggo tersebut.(*)

Berita Terkait

Penemuan Jenazah di Ladang Tebu Liprak Wetan, Polisi Lakukan Penanganan TKP
Insiden KA Ijen Ekspres dengan Mobil, KAI Daop 9 Jember Ingatkan Pentingnya Mendahulukan Kereta Api
Pengendara Motor Kritis usai Terpeleset Tanah Liat Diduga dari IPAL Dapur SPPG di Jalan Mastrip Kota Probolinggo
Bromo Kembali Dilanda Kebakaran di Tebing Seruni Point, Aktivitas Wisata Terganggu
Prajurit Kodim 0820 Tewas dalam Kecelakaan, Baru Pulang dari Satgas Karhutla Bromo
Geger! Bayi Laki-Laki Ditemukan di Laci Rombong Cilok di Tongas Probolinggo
Motor Korban Dicuri di Penginapan, Pelaku Tukar Kunci Kontak Saat Korban Mandi
Kawasan Wisata Gunung Bromo Ditutup Akibat Kebakaran Hutan Mulai 8 Agustus 2026
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 19:24 WIB

Penemuan Jenazah di Ladang Tebu Liprak Wetan, Polisi Lakukan Penanganan TKP

Kamis, 17 September 2026 - 14:33 WIB

Insiden KA Ijen Ekspres dengan Mobil, KAI Daop 9 Jember Ingatkan Pentingnya Mendahulukan Kereta Api

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:12 WIB

Pengendara Motor Kritis usai Terpeleset Tanah Liat Diduga dari IPAL Dapur SPPG di Jalan Mastrip Kota Probolinggo

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:48 WIB

Bromo Kembali Dilanda Kebakaran di Tebing Seruni Point, Aktivitas Wisata Terganggu

Rabu, 19 Agustus 2026 - 08:48 WIB

Prajurit Kodim 0820 Tewas dalam Kecelakaan, Baru Pulang dari Satgas Karhutla Bromo

Berita Terbaru