PROBOLINGGO – Hitung mundur menuju ajang Pemilihan Duta Anak Indonesia 2026 dimanfaatkan Vanessa Callie untuk mematangkan seluruh persiapannya. Duta Anak Jawa Timur asal Kota Probolinggo itu akan berangkat ke Jakarta membawa nama Jawa Timur sekaligus Kota Probolinggo dalam kompetisi tingkat nasional.
Saat ditemui di kediamannya di Jalan Raya Pahlawan, Jumat (26/6/2026), siswi kelas VI SDK Mater Dei tersebut mengaku antusias sekaligus menyadari besarnya tanggung jawab yang kini berada di pundaknya.
Berbagai persiapan terus dilakukan, mulai dari latihan catwalk, menyiapkan kostum, memperdalam materi tentang hak-hak anak, hingga meningkatkan kemampuan public speaking. Semua itu dilakukan agar mampu tampil maksimal di hadapan dewan juri.
“Senang sekali bisa mewakili Kota Probolinggo dan Jawa Timur. Saya sedang mempersiapkan kostum, belajar berjalan di catwalk, menghafal hak-hak anak, dan materi lainnya,” ujar Vanessa.
Kecintaan Vanessa pada dunia modeling ternyata berawal dari hobi masa kecil. Ia kerap bermain sambil mendandani boneka hingga akhirnya sang ibu melihat bakat tersebut dan mendorongnya mengikuti sekolah modeling. Sejak duduk di bangku kelas III SD, Vanessa mulai aktif mengikuti berbagai kompetisi dan berhasil mengumpulkan sejumlah prestasi.
Tak hanya piawai di atas panggung peragaan busana, gadis berusia 11 tahun itu juga menekuni modern dance serta memiliki kemampuan berbicara di depan publik yang menjadi bekal penting dalam ajang Duta Anak Indonesia.
Pada kompetisi nasional nanti, Vanessa akan mengusung kampanye pelestarian permainan tradisional melalui video kreatif yang menampilkan engklek, lompat tali, dan dakon. Ia juga akan memperkenalkan Tari Jaran Bodhag sebagai bagian dari kekayaan budaya yang dibawanya ke panggung nasional.
Semangat Vanessa semakin bertambah setelah mendapat dukungan langsung dari Wali Kota Probolinggo, Dokter Aminuddin, dan Ketua TP PKK Kota Probolinggo dr. Evariani Aminuddin saat bertemu di Kantor Wali Kota beberapa hari lalu.
Vanessa dijadwalkan berangkat ke Jakarta pada 28 Juni. Selanjutnya ia akan mengikuti masa karantina mulai 1 hingga 4 Juli sebelum tampil pada malam grand final Pemilihan Duta Anak Indonesia 2026 yang digelar pada 5 Juli.
Wali Kota Probolinggo Dokter Aminuddin berharap Vanessa mampu tampil percaya diri dan menjadi teladan bagi anak-anak Indonesia. Menurutnya, Duta Anak bukan hanya soal prestasi, tetapi juga memiliki tanggung jawab mengedukasi teman sebaya tentang nilai-nilai positif, termasuk mencegah perundungan dan menumbuhkan karakter generasi muda.
Sementara itu, Vanessa berharap doa dan dukungan masyarakat terus mengiringi langkahnya selama mengikuti kompetisi di Jakarta.
“Saya mohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Kota Probolinggo. Semoga saya bisa memberikan yang terbaik dan mengharumkan nama Kota Probolinggo serta Jawa Timur,” tutupnya.(*)






