Gengster Resahkan Kota Probolinggo, Grib Jaya Desak Polisi Bertindak Tegas

- Penulis

Selasa, 28 Oktober 2025 - 20:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROBOLINGGO – Gelombang aksi anarkis yang dilakukan kelompok gengster di Kota Probolinggo kembali memicu keresahan warga. Insiden terbaru terjadi di Kafe Asyiq, Jalan Mastrip, Kelurahan Kedopok, pada Sabtu malam (25/10/2025), ketika sekelompok pemuda bersenjata tajam merusak fasilitas kafe tanpa alasan jelas.

Menanggapi hal itu, LSM Grib Jaya Kota Probolinggo angkat bicara. Ketua DPC Grib Jaya, H. Anang, mengecam keras tindakan brutal tersebut dan meminta aparat kepolisian menindak tegas para pelaku.

“Ini sudah melampaui batas. Aksi perusakan seperti ini tidak hanya merugikan masyarakat, tapi juga mengancam ketertiban umum,” ujarnya, Selasa (28/10/2025) malam.

Menurutnya, tindakan gengster semacam ini tidak bisa dibiarkan berlarut. Ia mendesak agar aparat keamanan segera mengungkap dalang di balik aksi tersebut, termasuk kemungkinan adanya jaringan yang lebih besar.

Baca Juga :  PKB Kota Probolinggo Tolak Raperda Penyertaan Modal: Dinilai Prematur dan Berisiko Bebani APBD

“Kami mendukung penuh langkah kepolisian untuk mengusut tuntas kasus ini. Harus ada efek jera agar Kota Probolinggo tidak jadi panggung kekerasan anak muda,” tegasnya.

Anang juga mengingatkan masyarakat agar tidak terpancing emosi atau melakukan tindakan balasan yang justru memperkeruh situasi.

“Kami mengimbau warga, terutama para pemuda, agar tidak mudah terprovokasi. Lebih baik bantu aparat menjaga keamanan lingkungan dan melaporkan hal-hal yang mencurigakan,” katanya.

Sebagai langkah nyata, Grib Jaya berencana menggelar sosialisasi dan pembinaan kepada para pemuda untuk menanamkan kesadaran hukum dan menjauhkan mereka dari pergaulan destruktif.

Baca Juga :  Ngabuburit Bareng Kapolres, GP Ansor Probolinggo Santuni Anak Yatim dan Salurkan 500 Bansos

“Kami ingin pemuda Kota Probolinggo diarahkan ke hal-hal positif. Jangan sampai mereka terseret dalam kelompok yang merusak nama baik kota ini,” tutup Anang.

Aksi gengster di Kota Probolinggo belakangan memang kian berani. Selain perusakan di Kafe Asyiq, sejumlah laporan warga juga menyebut adanya konvoi malam hari dengan atribut perguruan silat yang kerap menimbulkan ketegangan di jalanan. Warga pun berharap aparat bertindak cepat sebelum situasi semakin tidak terkendali.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Penulis : Raphel

Berita Terkait

Satpas Polres Probolinggo Kota Gelar Pelatihan Bahasa Isyarat, Wujudkan Pelayanan Prima bagi Penyandang Disabilitas
Ambisi Besar Tarung Derajat Kota Probolinggo: Dari Pembinaan Pelatih Menuju Tuan Rumah Kejurprov
Dikaitkan Polemik Pita Cukai, Misbakhun Tegaskan Tak Pernah Terlibat
Dari Penjara Menuju Perubahan, Lapas Probolinggo Perkuat Pembinaan Keagamaan Dalam Peringatan Maulid Nabi
Kompolnas Visitasi Dua Nominator Awards 2026 di Jateng, Soroti Inovasi Bhabinkamtibmas
Stunting 26,3 Persen dan Lulusan Kuliah Hanya 3,26 Persen, PCNU Probolinggo Ajukan Tiga Rekomendasi
Sinergi Rutan Kraksaan dan Posbakumadin, Hadirkan Penyuluhan Bantuan Hukum Bagi Warga Binaan.
Terjaring Razia Pekat, 11 LC dari Probolinggo, Lumajang, Pasuruan, dan Malang Diamankan
Berita ini 52 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 13:34 WIB

Ambisi Besar Tarung Derajat Kota Probolinggo: Dari Pembinaan Pelatih Menuju Tuan Rumah Kejurprov

Minggu, 13 September 2026 - 12:05 WIB

Dikaitkan Polemik Pita Cukai, Misbakhun Tegaskan Tak Pernah Terlibat

Sabtu, 5 September 2026 - 14:01 WIB

Dari Penjara Menuju Perubahan, Lapas Probolinggo Perkuat Pembinaan Keagamaan Dalam Peringatan Maulid Nabi

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 17:17 WIB

Kompolnas Visitasi Dua Nominator Awards 2026 di Jateng, Soroti Inovasi Bhabinkamtibmas

Senin, 27 Juli 2026 - 16:31 WIB

Stunting 26,3 Persen dan Lulusan Kuliah Hanya 3,26 Persen, PCNU Probolinggo Ajukan Tiga Rekomendasi

Berita Terbaru