Pengakuan Supir Bus Pariwisata Maut di Jalan Raya Bromo Probolinggo, Saat Rem Blong Hingga Renggut 8 Nyawa

- Penulis

Senin, 15 September 2025 - 13:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROBOLINGGO – Tawa bahagia berubah jadi ratapan pilu. Perjalanan wisata karyawan Rumah Sakit Bina Sehat Jember ke Gunung Bromo berakhir dengan tragedi mengerikan.

Sebuah bus pariwisata bernopol P 7221 UG, yang mengangkut 52 orang, mengalami kecelakaan maut di jalur menurun Desa Boto, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo, Minggu (14/9/2025) siang.

Dalam sekejap, dentuman keras disertai jeritan penumpang memecah keheningan. Bus berwarna merah hitam itu terguling ke parit.

Delapan nyawa melayang, tujuh di antaranya tewas seketika di lokasi, sementara satu korban lain berpulang di IGD RSUD Tongas. Puluhan penumpang lain terluka parah, sebagian harus menjalani perawatan intensif di RSUD dr Moh Saleh.

Rombongan karyawan RS Bina Sehat Jember berangkat dari Jember pukul 02.00 dini hari. Mereka sempat diselimuti canda tawa setelah puas menikmati keindahan Bromo.

Baca Juga :  Pipa Induk PDAM Probolinggo Pecah Dihantam Alat Berat, DPRD: Kurangnya Koordinasi Jadi Akar Masalah

Namun, takdir berkata lain. Saat bus melaju pulang sekitar pukul 12.00 WIB, musibah datang tak terduga.

Sopir bus, Albahri (55), yang berhasil selamat, masih gemetar menceritakan detik-detik mengerikan itu. Ia mengaku bus awalnya baik-baik saja. Namun, begitu memasuki turunan Desa Boto, rem mendadak blong.

“Loh, anginnya (rem angin) kok tidak ada. Saya coba hand rem, ternyata juga tidak bisa,” ucap Albahri dengan suara bergetar.

Dalam situasi kritis, ia harus mengambil keputusan secepat kilat. Di sisi kiri jalan, banyak kendaraan lain yang melintas. Ia tak ingin menabrak mereka.

“Kiri banyak kendaraan roda empat dan dua, jadi saya banting kanan,” tambahnya.

Keputusan itu membuat bus terperosok ke parit. Benturan keras di sisi kanan bus tak terhindarkan. Tubuh penumpang terpental, jeritan histeris bercampur dengan tangisan pilu.

Baca Juga :  Ratusan Gengster Beratribut Perguruan Silat Bikin Onar di Sebuah Kafe di Kota Probolinggo

Direktur RS Bina Sehat Jember, dr. Faida, tak kuasa menahan tangis saat mendatangi RSUD dr Moh Saleh. Ia menyebut tragedi ini bukan hanya kehilangan pegawai, melainkan juga kehilangan keluarga.

“Mereka bukan sekadar karyawan, mereka bagian dari keluarga besar kami. Kami sangat berduka. Doa kami menyertai korban dan keluarga yang ditinggalkan,” ucapnya lirih.

Dalam tragedi ini, 8 orang meregang nyawa. Jenazah mereka dibawa ke RSUD dr Moh Saleh dan RSUD Tongas. Sebanyak 15 korban luka-luka dirawat intensif di RSUD dr Moh Saleh, sementara satu orang lainnya di RSUD Tongas.

Duka mendalam menyelimuti keluarga besar RS Bina Sehat Jember. Perjalanan wisata yang seharusnya meninggalkan kenangan indah, kini berganti luka tak terhapuskan.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Penulis : Raphel

Berita Terkait

Penemuan Jenazah di Ladang Tebu Liprak Wetan, Polisi Lakukan Penanganan TKP
Insiden KA Ijen Ekspres dengan Mobil, KAI Daop 9 Jember Ingatkan Pentingnya Mendahulukan Kereta Api
Pengendara Motor Kritis usai Terpeleset Tanah Liat Diduga dari IPAL Dapur SPPG di Jalan Mastrip Kota Probolinggo
Bromo Kembali Dilanda Kebakaran di Tebing Seruni Point, Aktivitas Wisata Terganggu
Prajurit Kodim 0820 Tewas dalam Kecelakaan, Baru Pulang dari Satgas Karhutla Bromo
Geger! Bayi Laki-Laki Ditemukan di Laci Rombong Cilok di Tongas Probolinggo
Motor Korban Dicuri di Penginapan, Pelaku Tukar Kunci Kontak Saat Korban Mandi
Kawasan Wisata Gunung Bromo Ditutup Akibat Kebakaran Hutan Mulai 8 Agustus 2026
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 19:24 WIB

Penemuan Jenazah di Ladang Tebu Liprak Wetan, Polisi Lakukan Penanganan TKP

Kamis, 17 September 2026 - 14:33 WIB

Insiden KA Ijen Ekspres dengan Mobil, KAI Daop 9 Jember Ingatkan Pentingnya Mendahulukan Kereta Api

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:12 WIB

Pengendara Motor Kritis usai Terpeleset Tanah Liat Diduga dari IPAL Dapur SPPG di Jalan Mastrip Kota Probolinggo

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:48 WIB

Bromo Kembali Dilanda Kebakaran di Tebing Seruni Point, Aktivitas Wisata Terganggu

Rabu, 19 Agustus 2026 - 08:48 WIB

Prajurit Kodim 0820 Tewas dalam Kecelakaan, Baru Pulang dari Satgas Karhutla Bromo

Berita Terbaru