DPRD “Sentil” Pemkot Probolinggo, Rekomendasi LKPJ 2025 Tekankan Dampak Nyata ke Warga

- Penulis

Kamis, 30 April 2026 - 12:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROBOLINGGO – DPRD Kota Probolinggo tak sekadar memberi stempel. Melalui Rapat Paripurna, Senin (27/4/2026) pagi, lembaga legislatif ini menetapkan rekomendasi Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Tahun Anggaran 2025 dengan nada tegas: pembangunan tak boleh berhenti di atas kertas.

Rapat di Ruang Sidang Utama itu dipimpin Ketua DPRD Dwi Laksmi Syntha Kusumawardhani, didampingi Wakil Ketua I H. Abdul Mujib dan Wakil Ketua II Santy Wilujeng. Forum ini menjadi panggung evaluasi menyeluruh terhadap kinerja Pemkot sekaligus penentu arah kebijakan ke depan.

Mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2019, DPRD wajib menyampaikan rekomendasi sebagai bahan koreksi penyelenggaraan pemerintahan daerah. Namun, kali ini, rekomendasi tak berhenti pada formalitas.

Baca Juga :  Isi Pertalite, Motor Baru Langsung Brebet — Curhatan Warga Probolinggo Viral di Medsos

Ketua Pansus LKPJ, Muchlas Kurniawan, menegaskan dokumen LKPJ adalah cermin utuh kinerja pemerintah, dari perencanaan hingga pengawasan. Karena itu, ia mengingatkan tanggung jawab capaian kinerja melekat pada seluruh perangkat daerah.

“Ini bukan sekadar laporan tahunan. Ini potret kerja kolektif di bawah kendali wali kota,” tegas Muchlas.

DPRD pun memberi catatan keras. Pemkot diminta segera menggeser orientasi pembangunan—dari sekadar mengejar target administratif menuju hasil yang benar-benar dirasakan masyarakat. Legislatif menilai, indikator keberhasilan tak cukup hanya angka dan laporan, tetapi harus terukur dalam peningkatan kualitas hidup warga.

“Jangan sampai pembangunan hanya selesai di dokumen. Harus nyata dirasakan masyarakat,” menjadi garis tegas yang disuarakan dalam forum tersebut.

Baca Juga :  Rapat Paripurna DPRD Kota Probolinggo Ditunda, Wali Kota Absen di Agenda Krusial LKPJ 2025

Menanggapi itu, Wali Kota Probolinggo Aminuddin mengakui masih ada pekerjaan rumah di sejumlah sektor. Namun ia menegaskan, secara makro, kinerja ekonomi daerah menunjukkan capaian signifikan sepanjang 2025.

“Pertumbuhan ekonomi Kota Probolinggo menjadi yang tercepat di Jawa Timur. Ini sejalan dengan meningkatnya Indeks Pembangunan Manusia,” ujarnya di hadapan paripurna.

Ia juga memaparkan tren penurunan angka kemiskinan serta membaiknya rasio gini sebagai tanda pemerataan kesejahteraan mulai menguat.

Meski demikian, rekomendasi DPRD menjadi sinyal jelas: capaian makro harus diikuti dampak mikro. Ke depan, publik akan menunggu apakah catatan dewan benar-benar diterjemahkan menjadi kebijakan yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat Kota Probolinggo.

Penulis : Raphel

Berita Terkait

Probolinggo Bersolek Exhibition Dibuka, 132 Tenant Padati Stadion Bayuangga
Razia Gabungan di Lapas Probolinggo, 41 WBP Jalani Tes Urine, Pisau Rakitan Disita
Konser Komersial di Stadion Bayuangga Kota Probolinggo Disorot, Aliansi Masyarakat Pertanyakan Izin dan Setoran PAD
Lapas Kelas IIB Kota Probolinggo Overload 501 Napi, Relokasi Masih Wacana
MoU Diputus: Aliansi LSM Siap Tempuh Jalur Hukum dan Aksi Damai ke Inspektorat serta Dewas Perumdam Bayuangga
Bromo Kembali Terbakar, Kapolres Probolinggo: Keselamatan Jadi Prioritas
Karnaval GEAR ULTIMA di Probolinggo: Jalan Sehat, Senam, hingga Marching Band Sambut HUT RI
Viral, Oknum Sekdes Probolinggo Terciduk di Hotel Bersama Istri Orang
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 11:08 WIB

Probolinggo Bersolek Exhibition Dibuka, 132 Tenant Padati Stadion Bayuangga

Sabtu, 19 September 2026 - 00:15 WIB

Razia Gabungan di Lapas Probolinggo, 41 WBP Jalani Tes Urine, Pisau Rakitan Disita

Rabu, 9 September 2026 - 17:36 WIB

Konser Komersial di Stadion Bayuangga Kota Probolinggo Disorot, Aliansi Masyarakat Pertanyakan Izin dan Setoran PAD

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 16:55 WIB

Lapas Kelas IIB Kota Probolinggo Overload 501 Napi, Relokasi Masih Wacana

Kamis, 27 Agustus 2026 - 20:06 WIB

MoU Diputus: Aliansi LSM Siap Tempuh Jalur Hukum dan Aksi Damai ke Inspektorat serta Dewas Perumdam Bayuangga

Berita Terbaru