FKUB Kota Probolinggo Perkuat Budaya Moderasi Beragama di SDIT Tahfidz BINTANGKU

- Penulis

Senin, 27 Oktober 2025 - 16:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROBOLINGGO – Upaya memperkuat pendidikan karakter dan moderasi beragama di lingkungan sekolah terus digencarkan. Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Probolinggo menggandeng Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Tahfidz BINTANGKU melalui penandatanganan nota kerja sama tentang penguatan “School Religious Culture”, Senin (27/10/2025).

Kegiatan yang digelar di SDIT Tahfidz BINTANGKU, Jalan Bengawan Solo No. 131, ini menandai sinergi antara lembaga keagamaan dan dunia pendidikan dalam membangun budaya religius yang inklusif dan berkarakter kebangsaan.

Rombongan FKUB dipimpin Ketua FKUB Kota Probolinggo, Dr. H. Ahmad Hudri, ST, MAP, didampingi Wakil Ketua I Drs. Dawan Ihsan, Wakil Ketua II Dr. Budi Krisyanto, dan Bendahara Drs. Agus Maryono. Mereka disambut Kepala SDIT Tahfidz BINTANGKU, Trisni Asyigah Zin, S.Pd, bersama dewan guru dan staf sekolah.

Dalam sambutannya, Trisni menegaskan komitmen pihaknya membangun lingkungan belajar yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga berkarakter dan terbuka terhadap keberagaman.

Baca Juga :  DPRD Kota Probolinggo Tinjau Proyek Tugu Batas Kota, Kabel Listrik Berbahaya Belum Dipindah

“Kami menyambut baik dukungan FKUB dalam memperkuat budaya sekolah yang religius, toleran, dan berjiwa kebangsaan. Pendidikan karakter harus tumbuh sejak dini agar anak-anak kita menjadi generasi inklusif dan berakhlak mulia,” ujarnya.

Trisni memaparkan, kerja sama ini mencakup tiga fokus utama, yakni memperkaya wawasan kebangsaan dan moderasi beragama dalam proses belajar, menjadikan sekolah sebagai agen perdamaian, serta menghadirkan pembelajaran kontekstual tentang pentingnya hidup rukun dalam perbedaan.

Sementara itu, Ketua FKUB Kota Probolinggo, Dr. Ahmad Hudri, menekankan bahwa kolaborasi lintas sektor, terutama dengan lembaga pendidikan, menjadi strategi penting dalam merawat kerukunan umat beragama.

“FKUB tidak hanya bergerak di ranah dialog antarumat, tapi juga turun ke lembaga pendidikan untuk menanamkan nilai-nilai toleransi sejak dini,” tegasnya.

Hudri menilai, pendidikan karakter yang mengajarkan moderasi dan penghargaan terhadap kemajemukan merupakan fondasi bagi lahirnya generasi penjaga harmoni sosial.

Baca Juga :  Pansus DPRD Kota Probolinggo Soroti Kerusakan Puluhan Sekolah dan Ketimpangan Sektor Pendidikan-Kebudayaan

“Jika anak-anak sejak dini dibekali pemahaman moderat, mereka akan tumbuh menjadi generasi yang menghargai perbedaan dan mampu menjaga kedamaian. Ini investasi sosial jangka panjang bagi bangsa,” tambahnya.

Selain penguatan nilai-nilai moderasi, kerja sama FKUB dan SDIT Tahfidz BINTANGKU juga mencakup bidang ekoteologi—program yang menggabungkan nilai religius dengan kepedulian lingkungan.

Melalui kegiatan pendampingan Adiwiyata dan edukasi lintas agama, siswa diperkenalkan pada tokoh rohani dari berbagai agama untuk menumbuhkan empati dan kesadaran ekologis.

Langkah kolaboratif ini diharapkan menjadi model pembelajaran lintas iman dan lingkungan hidup yang dapat direplikasi di sekolah lain di Kota Probolinggo.

“Sekolah bukan sekadar tempat belajar, tetapi ruang menumbuhkan nilai kemanusiaan dan kebangsaan. FKUB hadir untuk memastikan nilai-nilai itu tumbuh subur di dunia pendidikan,” pungkas Hudri.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Penulis : Raphel

Berita Terkait

Awali Tahun Ajaran Baru, 30 Siswa SRT 7 Kota Probolinggo Ikuti MPLS
Remaja Diminta Bijak Bermedsos, Tekanan Mental dan Perundungan Jadi Pemicu Kasus Bunuh Diri di Kota Probolinggo
Realisasi Seragam Gratis Baru Separuh, DPRD Kota Probolinggo Soroti Kinerja Disdikbud
Belanja Pegawai Hampir 40 Persen, DPRD Probolinggo Desak Pemkot Tekan hingga 30 Persen
Pansus DPRD Kota Probolinggo Soroti Kerusakan Puluhan Sekolah dan Ketimpangan Sektor Pendidikan-Kebudayaan
Disdikbud Kota Probolinggo Keluarkan Himbauan Waspada Penipuan dan Penculikan Anak Sekolah
Berita ini 110 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 09:46 WIB

Awali Tahun Ajaran Baru, 30 Siswa SRT 7 Kota Probolinggo Ikuti MPLS

Kamis, 30 April 2026 - 13:55 WIB

Remaja Diminta Bijak Bermedsos, Tekanan Mental dan Perundungan Jadi Pemicu Kasus Bunuh Diri di Kota Probolinggo

Senin, 20 April 2026 - 14:19 WIB

Realisasi Seragam Gratis Baru Separuh, DPRD Kota Probolinggo Soroti Kinerja Disdikbud

Senin, 20 April 2026 - 14:15 WIB

Belanja Pegawai Hampir 40 Persen, DPRD Probolinggo Desak Pemkot Tekan hingga 30 Persen

Jumat, 10 April 2026 - 17:26 WIB

Pansus DPRD Kota Probolinggo Soroti Kerusakan Puluhan Sekolah dan Ketimpangan Sektor Pendidikan-Kebudayaan

Berita Terbaru