PROBOLINGGO – Suasana berbeda terasa di salah satu swalayan di Kota Probolinggo, Jumat (20/2/2026). Puluhan anak yatim piatu tampak menggenggam keranjang belanja, memilih kebutuhan dengan wajah berbinar. Di awal Ramadan 1447 Hijriah, Karunia Damai Sejahtera (KDS) Probolinggo menghadirkan kebahagiaan nyata bagi 30 anak yatim dari sejumlah kecamatan.
Tak sekadar memberi santunan, KDS mengajak mereka belanja langsung menjelang Hari Raya Idulfitri. Setiap anak menerima paket belanja senilai Rp250 ribu hingga Rp300 ribu dan bebas memilih kebutuhan sendiri — mulai dari pakaian, makanan ringan, hingga perlengkapan Lebaran.

Konsep sederhana ini justru menghadirkan makna mendalam. Anak-anak yang biasanya hanya menerima bingkisan, kini merasakan pengalaman memilih sendiri barang yang mereka inginkan. Senyum, tawa, bahkan air mata haru mewarnai kegiatan tersebut.
Manajer KDS Probolinggo, Hendra Sentosa, menegaskan kegiatan ini merupakan agenda rutin setiap Ramadan sebagai bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menghadirkan kebahagiaan sekaligus membantu meringankan kebutuhan mereka menjelang Lebaran. Kami ingin mereka merasakan bahwa mereka tidak sendiri,” ujarnya.
Tak hanya manajemen, kepedulian juga mengalir dari para karyawan. Secara pribadi, mereka memberikan santunan tambahan berupa amplop kepada anak-anak. Sementara para pendamping yang mengantar turut menerima bingkisan berisi biskuit, minyak goreng, dan mi instan.

Manager Area Supermarket/Swalayan KDS Probolinggo, Sri Lestari, berharap kegiatan berbagi ini mampu mengetuk hati lebih banyak pihak.
“Kami ingin semangat berbagi ini menular. Ramadan adalah momentum memperkuat solidaritas sosial,” katanya.
Salah satu wali penerima santunan, ibu dari Kenzi dan Kean, tak kuasa menyembunyikan rasa syukur. Ia mengaku bantuan tersebut sangat berarti bagi keluarganya dalam menyambut Lebaran.
“Alhamdulillah, ini sangat membantu kami. Anak-anak bisa memilih sendiri kebutuhannya. Mereka bahagia sekali,” tuturnya.
Koordinator Pelaksana, Ida, juga berharap KDS terus tumbuh dan konsisten menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.
Kegiatan ini bukan sekadar program tahunan. Di tengah kebutuhan yang kian meningkat jelang Idulfitri, kepedulian seperti inilah yang menjadi cahaya bagi mereka yang membutuhkan. Ramadan pun terasa lebih hangat, bukan hanya karena ibadah, tetapi karena hadirnya kepedulian yang nyata.
Penulis : Raphel






