Nyaris Diamuk Massa, Pengemudi Mobil Rental yang Diduga Rem Blong Tabrak Pikap di Jalur Bromo Probolinggo

- Penulis

Minggu, 2 Agustus 2026 - 11:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROBOLINGGO – Kecelakaan akibat dugaan rem blong kembali terjadi di jalur wisata Gunung Bromo, Kabupaten Probolinggo. Insiden yang melibatkan sebuah mobil rental Toyota Ayla dan mobil pikap di Jalan Raya Sukapura, Minggu (2/8/2026) sekitar pukul 08.00 WIB, kembali memunculkan pertanyaan mengenai kelayakan kendaraan sewaan yang melintasi jalur pegunungan dengan medan ekstrem.

Toyota Ayla berpelat AG 1244 GD yang ditumpangi tiga pemuda, Yudi (19) asal Kraksaan, Dika (18) asal Bali, dan Fauzi (19) asal Kalimantan, dilaporkan kehilangan kemampuan pengereman saat menuruni jalan usai berwisata di Gunung Bromo.

Mobil yang melaju di jalur menurun itu akhirnya menghantam bagian belakang sebuah mobil pikap yang dikemudikan Marjoko bersama istri dan anaknya. Benturan keras membuat pikap oleng hingga menghantam tembok bangunan di tepi jalan.

Akibat kecelakaan tersebut, anak pengemudi pikap dilaporkan mengalami patah tulang, sedangkan istrinya menderita luka serius di bagian kepala. Sementara tiga penumpang mobil rental hanya mengalami luka ringan.

Baca Juga :  3 Hari Pencarian, Jasad Nelayan di Probolinggo Akhirnya Ditemukan

“Kami tidak ngebut, Pak. Tapi mobil kami remnya blong. Sampai di bawah dekat Puskesmas Sukapura, kami menabrak mobil pikap putih itu,” ujar Yudi saat menjalani perawatan.

Di sisi lain, Marjoko mengaku tidak sempat menghindar karena tabrakan datang dari belakang.

“Mobil saya ditabrak dari belakang sebelah kiri sampai oleng, lalu menghantam tembok. Anak saya patah tulang dan istri saya luka di kepala,” katanya.

Sebelum tabrakan terjadi, seorang saksi mata bernama Ade mengaku sempat hampir menjadi korban. Menurutnya, mobil Ayla terus membunyikan klakson saat melaju dari arah atas dengan kecepatan yang dinilai cukup tinggi.

“Dari atas hampir menabrak saya juga. Klaksonnya terus dibunyikan,” ujarnya.

Peristiwa ini bukan sekadar kecelakaan lalu lintas biasa. Jalur Sukapura menuju Gunung Bromo dikenal memiliki tanjakan dan turunan panjang dengan sejumlah tikungan tajam yang menuntut kondisi kendaraan benar-benar prima, terutama sistem pengereman.

Baca Juga :  DPRD Kota Probolinggo Geram, Minta Pelaku Kekerasan Guru Ngaji Diproses Tanpa Ampun

Karakteristik medan tersebut membuat pemeriksaan rem, ban, hingga sistem transmisi menjadi faktor penting sebelum kendaraan digunakan. Dugaan rem blong dalam kecelakaan ini pun kembali mengingatkan pentingnya memastikan kendaraan, termasuk mobil rental yang digunakan wisatawan, berada dalam kondisi laik jalan sebelum memasuki jalur pegunungan.

Hingga kini, penyebab pasti kegagalan pengereman pada Toyota Ayla tersebut masih menunggu hasil penyelidikan aparat kepolisian. Polisi juga diharapkan mengusut apakah terdapat faktor kelalaian dalam perawatan kendaraan atau penyebab lain yang berkontribusi terhadap kecelakaan tersebut.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Namun, kecelakaan tersebut kembali menjadi alarm bahwa aspek keselamatan di jalur wisata Gunung Bromo tidak hanya bergantung pada keterampilan pengemudi, tetapi juga pada kelayakan kendaraan yang digunakan, terutama kendaraan rental yang kerap dipakai wisatawan dari luar daerah.(*)

Berita Terkait

Penemuan Jenazah di Ladang Tebu Liprak Wetan, Polisi Lakukan Penanganan TKP
Insiden KA Ijen Ekspres dengan Mobil, KAI Daop 9 Jember Ingatkan Pentingnya Mendahulukan Kereta Api
Pengendara Motor Kritis usai Terpeleset Tanah Liat Diduga dari IPAL Dapur SPPG di Jalan Mastrip Kota Probolinggo
Bromo Kembali Dilanda Kebakaran di Tebing Seruni Point, Aktivitas Wisata Terganggu
Prajurit Kodim 0820 Tewas dalam Kecelakaan, Baru Pulang dari Satgas Karhutla Bromo
Geger! Bayi Laki-Laki Ditemukan di Laci Rombong Cilok di Tongas Probolinggo
Motor Korban Dicuri di Penginapan, Pelaku Tukar Kunci Kontak Saat Korban Mandi
Kawasan Wisata Gunung Bromo Ditutup Akibat Kebakaran Hutan Mulai 8 Agustus 2026
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 19:24 WIB

Penemuan Jenazah di Ladang Tebu Liprak Wetan, Polisi Lakukan Penanganan TKP

Kamis, 17 September 2026 - 14:33 WIB

Insiden KA Ijen Ekspres dengan Mobil, KAI Daop 9 Jember Ingatkan Pentingnya Mendahulukan Kereta Api

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:12 WIB

Pengendara Motor Kritis usai Terpeleset Tanah Liat Diduga dari IPAL Dapur SPPG di Jalan Mastrip Kota Probolinggo

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:48 WIB

Bromo Kembali Dilanda Kebakaran di Tebing Seruni Point, Aktivitas Wisata Terganggu

Rabu, 19 Agustus 2026 - 08:48 WIB

Prajurit Kodim 0820 Tewas dalam Kecelakaan, Baru Pulang dari Satgas Karhutla Bromo

Berita Terbaru