Pedagang Tempe Jadi Korban Begal di Jalur Mastrip Kota Probolinggo, Diserang Empat Pelaku Bersenjata Tajam

- Penulis

Kamis, 9 Juli 2026 - 12:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROBOLINGGO – Perjalanan Shofiudin (27), pedagang tempe asal Kelurahan Sumbertaman, Kota Probolinggo, menuju Pasar Bantaran berubah menjadi mimpi buruk. Pria tersebut menjadi korban pembegalan di Jalan Raya Mastrip, tepatnya di depan kompleks pemakaman Tionghoa, Kecamatan Wonoasih, Kamis (9/7/2026) sekitar pukul 05.45 WIB.

Kapolsek Wonoasih Kompol Lukman Hadi menjelaskan, korban berangkat sejak pagi dengan mengendarai sepeda motor yang membawa boks hijau berisi tempe dagangannya. Sebelum menuju Pasar Bantaran, korban sempat singgah di Pasar Krempyeng Jrebeng.

“Korban merupakan pedagang tempe. Dia berangkat dari Sumbertaman menuju Pasar Bantaran dan sempat berhenti di Pasar Krempyeng Jrebeng,” kata Kompol Lukman Hadi, Kamis (9/7/2026).

Usai melanjutkan perjalanan, korban awalnya tidak menyadari ada yang mengikutinya. Rasa curiga baru muncul ketika melintas di kawasan ruang terbuka hijau (RTH) hingga mendekati jembatan di Jalan Raya Mastrip.

Baca Juga :  DPRD Kota Probolinggo Sodorkan Solusi THR PPPK, Eksekutif Masih Berlindung Regulasi?

“Korban baru merasa dibuntuti setelah melewati kawasan RTH. Saat berada di sekitar jembatan, dua sepeda motor yang ditumpangi empat pelaku langsung memepet korban,” ujarnya.

Menurut Lukman, salah seorang pelaku kemudian menarik kunci kontak sepeda motor korban hingga kendaraan berhenti. Dalam hitungan detik, korban diserang menggunakan senjata tajam.

“Korban dibacok dua kali. Bacokan pertama mengenai helm, kemudian bacokan kedua mengarah ke bagian wajah. Beruntung korban menggunakan helm sehingga serangan tidak mengenai kepala secara langsung, meski helmnya sampai pecah,” jelasnya.

Di tengah kepanikan, telepon genggam milik korban yang disimpan di dalam helm terjatuh. Namun setelah kejadian, ponsel tersebut tidak lagi ditemukan.

Baca Juga :  Gengster Resahkan Kota Probolinggo, Grib Jaya Desak Polisi Bertindak Tegas

“Handphone korban sempat jatuh saat terjadi pembacokan, tetapi setelah itu sudah tidak ada,” tambahnya.

Setelah melumpuhkan korban, para pelaku membawa kabur sepeda motor beserta boks berisi tempe yang masih berada di atas kendaraan. Karena suasana jalan masih lengang, tidak ada warga yang sempat memberikan pertolongan.

Korban akhirnya dievakuasi ke Puskesmas Wonoasih untuk mendapatkan perawatan medis sebelum membuat laporan ke Polsek Wonoasih.

Akibat peristiwa tersebut, korban kehilangan satu unit sepeda motor yang menjadi sarana mencari nafkah. Polisi kini masih memburu empat pelaku yang diduga beraksi menggunakan dua sepeda motor.

“Kasus ini masih kami lakukan penyelidikan. Sejumlah saksi telah dimintai keterangan dan kami terus melakukan upaya untuk mengungkap identitas para pelaku,” pungkas Kompol Lukman Hadi. (*)

Berita Terkait

Penemuan Jenazah di Ladang Tebu Liprak Wetan, Polisi Lakukan Penanganan TKP
Insiden KA Ijen Ekspres dengan Mobil, KAI Daop 9 Jember Ingatkan Pentingnya Mendahulukan Kereta Api
Pengendara Motor Kritis usai Terpeleset Tanah Liat Diduga dari IPAL Dapur SPPG di Jalan Mastrip Kota Probolinggo
Bromo Kembali Dilanda Kebakaran di Tebing Seruni Point, Aktivitas Wisata Terganggu
Prajurit Kodim 0820 Tewas dalam Kecelakaan, Baru Pulang dari Satgas Karhutla Bromo
Geger! Bayi Laki-Laki Ditemukan di Laci Rombong Cilok di Tongas Probolinggo
Motor Korban Dicuri di Penginapan, Pelaku Tukar Kunci Kontak Saat Korban Mandi
Kawasan Wisata Gunung Bromo Ditutup Akibat Kebakaran Hutan Mulai 8 Agustus 2026
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 19:24 WIB

Penemuan Jenazah di Ladang Tebu Liprak Wetan, Polisi Lakukan Penanganan TKP

Kamis, 17 September 2026 - 14:33 WIB

Insiden KA Ijen Ekspres dengan Mobil, KAI Daop 9 Jember Ingatkan Pentingnya Mendahulukan Kereta Api

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:12 WIB

Pengendara Motor Kritis usai Terpeleset Tanah Liat Diduga dari IPAL Dapur SPPG di Jalan Mastrip Kota Probolinggo

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:48 WIB

Bromo Kembali Dilanda Kebakaran di Tebing Seruni Point, Aktivitas Wisata Terganggu

Rabu, 19 Agustus 2026 - 08:48 WIB

Prajurit Kodim 0820 Tewas dalam Kecelakaan, Baru Pulang dari Satgas Karhutla Bromo

Berita Terbaru