Perempuan LIRA Jatim Dukung Kebijakan Gubernur Perkuat Peran Perempuan dalam Pembangunan

- Penulis

Sabtu, 3 Januari 2026 - 21:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA – Perempuan Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Jawa Timur menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan dan ajakan Gubernur Jawa Timur yang mendorong penguatan peran perempuan sebagai agen strategis pembangunan, baik di tingkat regional maupun nasional.

Ketua Perempuan LIRA Jawa Timur, Hj. Juli Nurani, S.H., M.H., menilai kebijakan tersebut sejalan dengan visi gerakan Perempuan LIRA yang sejak awal konsisten menempatkan perempuan sebagai subjek utama pembangunan, bukan sekadar objek kebijakan.

“Kami mengapresiasi komitmen Gubernur Jawa Timur yang membuka ruang lebih luas bagi perempuan untuk terlibat aktif dalam pembangunan, termasuk dalam perlindungan sosial dan penguatan kapasitas ekonomi,” ujar Hj. Juli Nurani, Jumat (…).

Baca Juga :  LIRA Jatim Singgung Dugaan Intervensi di Balik Insiden Tongkang Patah Probolinggo

Menurutnya, pemberdayaan perempuan tidak boleh berhenti pada slogan atau pendekatan simbolik. Diperlukan kebijakan yang nyata, terstruktur, dan berkelanjutan, disertai perlindungan hukum serta penguatan kapasitas agar perempuan mampu mengambil peran strategis dalam berbagai sektor pembangunan.

“Perempuan harus diberi ruang, kapasitas, dan perlindungan hukum agar mampu berkontribusi secara aktif dan setara dalam pembangunan daerah maupun nasional,” tegasnya.

Hj. Juli Nurani menjelaskan, Perempuan LIRA Jawa Timur selama ini telah menjalankan berbagai program konkret, mulai dari advokasi hukum bagi perempuan dan anak, pendampingan korban kekerasan, penguatan literasi hukum dan politik perempuan, hingga pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas. Program-program tersebut dinilai memiliki relevansi tinggi dan berpotensi disinergikan dengan kebijakan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Baca Juga :  Dari Salib ke Persatuan, Hangatnya Paskah GKE Surabaya dalam Balutan Kebersamaan Lintas Budaya

Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan organisasi masyarakat sipil agar kebijakan pemberdayaan perempuan tidak berhenti di level wacana.

“Sinergi yang kuat antara pemerintah dan masyarakat sipil akan memastikan pembangunan Jawa Timur benar-benar inklusif, berkeadilan, dan berpihak pada kelompok rentan,” ujarnya.

Perempuan LIRA Jawa Timur pun menyatakan kesiapan untuk menjadi mitra kritis dan konstruktif Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam mewujudkan pembangunan yang berperspektif gender, adil, dan bermartabat.

Penulis : Raphel

Berita Terkait

Satpas Polres Probolinggo Kota Gelar Pelatihan Bahasa Isyarat, Wujudkan Pelayanan Prima bagi Penyandang Disabilitas
Ambisi Besar Tarung Derajat Kota Probolinggo: Dari Pembinaan Pelatih Menuju Tuan Rumah Kejurprov
Dikaitkan Polemik Pita Cukai, Misbakhun Tegaskan Tak Pernah Terlibat
Dari Penjara Menuju Perubahan, Lapas Probolinggo Perkuat Pembinaan Keagamaan Dalam Peringatan Maulid Nabi
Kompolnas Visitasi Dua Nominator Awards 2026 di Jateng, Soroti Inovasi Bhabinkamtibmas
Stunting 26,3 Persen dan Lulusan Kuliah Hanya 3,26 Persen, PCNU Probolinggo Ajukan Tiga Rekomendasi
Sinergi Rutan Kraksaan dan Posbakumadin, Hadirkan Penyuluhan Bantuan Hukum Bagi Warga Binaan.
Terjaring Razia Pekat, 11 LC dari Probolinggo, Lumajang, Pasuruan, dan Malang Diamankan
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 13:34 WIB

Ambisi Besar Tarung Derajat Kota Probolinggo: Dari Pembinaan Pelatih Menuju Tuan Rumah Kejurprov

Minggu, 13 September 2026 - 12:05 WIB

Dikaitkan Polemik Pita Cukai, Misbakhun Tegaskan Tak Pernah Terlibat

Sabtu, 5 September 2026 - 14:01 WIB

Dari Penjara Menuju Perubahan, Lapas Probolinggo Perkuat Pembinaan Keagamaan Dalam Peringatan Maulid Nabi

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 17:17 WIB

Kompolnas Visitasi Dua Nominator Awards 2026 di Jateng, Soroti Inovasi Bhabinkamtibmas

Senin, 27 Juli 2026 - 16:31 WIB

Stunting 26,3 Persen dan Lulusan Kuliah Hanya 3,26 Persen, PCNU Probolinggo Ajukan Tiga Rekomendasi

Berita Terbaru