PROBOLINGGO – Cabang olahraga (Cabor) Tarung Derajat Kota Probolinggo menggelar musyawarah kota untuk memilih ketua dan kepengurusan baru periode 2026–2030. Musyawarah ini diharapkan menjadi momentum kebangkitan prestasi sekaligus penguatan sistem pembinaan atlet Tarung Derajat di Kota Probolinggo.
Ketua KONI Kota Probolinggo mengapresiasi terselenggaranya musyawarah tersebut. Menurutnya, proses pemilihan pengurus baru menjadi bagian penting dalam meningkatkan derajat dan prestasi olahraga di Kota Probolinggo.

“Alhamdulillah hari ini Kota Probolinggo melaksanakan musyawarah untuk memilih ketua dan kepengurusan baru. Harapan kami, ketua dan pengurus terpilih nantinya bisa meningkatkan kinerja, memperhatikan kebutuhan atlet, serta fokus pada agenda kegiatan pembinaan yang rutin dan terarah,” ujarnya.
Ia menambahkan, sejumlah nomor Tarung Derajat dijadwalkan akan dipertandingkan pada event kejuaraan sekitar November mendatang. Ajang tersebut dinilai sebagai peluang besar bagi Kota Probolinggo untuk kembali menorehkan prestasi, khususnya pada nomor-nomor potensial peraih medali.
“KONI akan terus memberikan dukungan penuh, baik dalam pembinaan maupun koordinasi. Selama ini koordinasi dengan cabor sempat kurang optimal, ke depan akan kami perkuat. Jika ada kendala, KONI wajib turun memberikan solusi terbaik,” tegasnya.
Sementara itu, Muhammad Hoirul Hidayat dari Bidang Pembinaan Prestasi Tarung Derajat Pemprov Jawa Timur berharap musyawarah ini menghasilkan kepengurusan yang solid dan berkomitmen tinggi.
“Yang paling penting adalah komitmen. Kepengurusan harus efektif dan efisien, tidak terlalu gemuk tetapi tidak bekerja. Dengan pengurus yang berkomitmen, pembinaan prestasi dan pengembangan atlet bisa berjalan maksimal,” katanya.
Ia juga mengingatkan bahwa Tarung Derajat Kota Probolinggo pernah menjadi kekuatan yang disegani di tingkat regional. Pada 2017 lalu, hampir setiap kejuaraan, Probolinggo kerap menjadi momok bagi daerah lain.
“Waktu itu bertemu Probolinggo cukup membuat kami pusing. Namun beberapa tahun terakhir memang terjadi penurunan. Semoga melalui kepengurusan baru ini, kualitas atlet bisa ditingkatkan dan prestasi kembali seperti tahun 2017,” tambahnya.
Dalam musyawarah tersebut, Aqilul Hasan kembali terpilih sebagai Ketua Cabor Tarung Derajat Kota Probolinggo untuk periode kedua. Ia menyebut amanah tersebut sebagai bentuk kepercayaan besar dari para pelatih, senior, dan anggota.
“Harapan saya ke depan, Tarung Derajat Kota Probolinggo memiliki arah dan tolok ukur yang jelas, terutama di level regional. Kekurangan di periode lalu menjadi bahan evaluasi dan motivasi untuk berbenah serta meningkatkan prestasi,” ujar Aqilul.
Ia mengungkapkan, pada periode sebelumnya pihaknya telah mengikuti berbagai kejuaraan daerah antar-satuan maupun open tournament, sekaligus menyiapkan bibit-bibit atlet muda yang dinilai memiliki potensi dan masa depan cerah.
Aqilul juga menyampaikan latar belakangnya sebagai atlet Tarung Derajat. Ia mulai bergabung sejak 2016 dan aktif membina serta bertanding di Kota Probolinggo sejak 2017.
“Saya berawal dari atlet, jadi rasa patriotisme sebagai olahragawan itu sudah pasti,” pungkasnya.
Dukungan terhadap kepengurusan baru juga datang dari Ketua Yayasan Ponpes Nurul Yaqin, KH Ahmad Muzammil, yang selama ini memfasilitasi Cabor Tarung Derajat. Ia berharap kepengurusan baru mampu membawa Tarung Derajat Kota Probolinggo dikenal hingga tingkat nasional bahkan internasional.
“Semoga ke depan semakin sukses, mampu membangun kesadaran di tingkat nasional dan internasional, serta menjaga soliditas kepengurusan,” tuturnya. (*)
Penulis : Raphel






