PROBOLINGGO – Pengurus Kota Taekwondo Indonesia (TI) Probolinggo menggelar Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) DEUP pada Sabtu, 6 Desember 2025, di Dojang Semeru, Kademangan, Kota Probolinggo. Total sebanyak 22 atlet mengikuti ujian tersebut, mulai dari tingkat sabuk putih hingga sabuk merah.
Menariknya, UKT kali ini juga diikuti 9 atlet eks UTI Pro (Universal Taekwondo Indonesia Profesional) yang resmi “diputihkan” atau kembali bergabung di bawah naungan PBTI. Kesembilan atlet ini hadir dan dibimbing langsung oleh sabeum Islah Risqi Amelia (DAN II Kukkiwon).
Kegiatan UKT DEUP dibuka secara resmi oleh Master Moch Husain (DAN VI), penguji dari PBTI Provinsi Jawa Timur. Ketua Umum Pengkot TI Probolinggo, H. Lalu Purwedi, menyampaikan bahwa pihaknya terus berupaya meningkatkan pembinaan prestasi taekwondo di daerah.
“Dengan kegiatan UKT DEUP seperti ini, kami tentu berharap ada peningkatan kualitas para pelatih (sabeum) yang menjadi ujung tombak pembinaan. Semuanya kami arahkan untuk mencapai prestasi yang diharapkan,” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Ketua KONI Kota Probolinggo, H. Zulfikar Imawan, memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan UKT sekaligus menyambut baik bergabungnya Pengkot UTI Pro Kota Probolinggo ke dalam Pengkot TI.
“Ini langkah yang sangat penting. Penyatuan ini akan membuat pembinaan atlet menjadi lebih terintegrasi. Kita berharap ke depan akan semakin banyak lahir bibit atlet unggulan dari cabang olahraga taekwondo di Kota Probolinggo,” tutur Iwan.
Dengan terlaksananya UKT ini, Pengkot TI Probolinggo berharap prestasi taekwondo di daerah semakin meningkat dan mampu mencetak atlet yang dapat bersaing di level lebih tinggi.
Penulis : Raphel






