PROBOLINGGO – DPRD Kota Probolinggo resmi memasuki babak kepemimpinan baru untuk masa bakti 2024–2029. Lembaga legislatif ini kini dinakhodai oleh tiga figur sentral yang merepresentasikan kekuatan politik utama di Kota Seribu Taman. Ketiganya dilantik secara resmi melalui prosesi pengucapan sumpah janji pimpinan definitif pada 17 Oktober 2024 lalu.
Komposisi pimpinan DPRD kali ini dinilai mencerminkan perpaduan antara pengalaman politik, regenerasi kepemimpinan, serta penguatan peran perempuan dalam pengambilan kebijakan publik. Berikut profil singkat tiga pimpinan DPRD Kota Probolinggo periode 2024–2029:
Dwi Laksmi Syntha Kusumawardhani (Ketua DPRD)
Sejarah baru tercatat di DPRD Kota Probolinggo dengan terpilihnya Dwi Laksmi Syntha Kusumawardhani sebagai Ketua DPRD. Politisi Partai Golkar ini menjadi perempuan pertama yang menduduki kursi tertinggi legislatif di Kota Probolinggo. Syntha ditetapkan sebagai ketua definitif menggantikan posisi yang sebelumnya diproyeksikan untuk Fernanda Zulkarnain.
Penunjukan Syntha dipandang sebagai langkah strategis Partai Golkar dalam mendorong peran perempuan di ruang kebijakan publik. Di awal masa jabatannya, Syntha langsung menunjukkan komitmen meningkatkan kinerja legislasi DPRD, salah satunya melalui percepatan penetapan Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) tahun anggaran 2025.
H. Abdul Mujib, S.Pd.I. (Wakil Ketua I)
H. Abdul Mujib merupakan figur senior yang sudah lama malang melintang di panggung politik lokal. Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini dipercaya mengemban amanah sebagai Wakil Ketua I DPRD Kota Probolinggo. Sebelumnya, ia menjabat sebagai Ketua DPRD periode 2019–2024.
Dengan pengalaman panjang dan pemahaman mendalam terhadap mekanisme pemerintahan daerah, Abdul Mujib dipandang sebagai pilar stabilitas di tubuh parlemen. Ia dikenal memiliki kemampuan komunikasi yang baik, khususnya dalam menjembatani relasi antara legislatif, eksekutif, serta tokoh agama dan masyarakat.
Santi Wilujeng Prastyani (Wakil Ketua II)
Melengkapi jajaran pimpinan, Santi Wilujeng Prastyani dari PDI Perjuangan resmi menduduki posisi Wakil Ketua II. Kehadiran Santi menambah representasi perempuan di pucuk pimpinan DPRD sekaligus membawa semangat keberpihakan pada masyarakat kecil.
Sebagai kader partai berlambang banteng moncong putih, Santi menegaskan komitmennya untuk mengoptimalkan fungsi pengawasan DPRD. Fokus utamanya adalah mengawal pelaksanaan program-program kesejahteraan sosial agar benar-benar dirasakan oleh masyarakat lapisan bawah.
Dengan komposisi pimpinan yang memadukan pengalaman, regenerasi, serta penguatan keterwakilan perempuan, DPRD Kota Probolinggo diharapkan mampu menjalankan fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan secara lebih progresif demi mendorong pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di lima tahun mendatang.
Penulis : Raphel






