Brutal! Guru Ngaji di Kota Probolinggo Banting Murid Gara-gara Lecet di Mobil

- Penulis

Rabu, 25 Maret 2026 - 15:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROBOLINGGO – Jagat media sosial di Kota Probolinggo diguncang video kekerasan terhadap anak yang memperlihatkan aksi tak berperikemanusiaan seorang guru ngaji. Dalam rekaman singkat berdurasi 15 detik itu, pelaku tampak tanpa ragu menganiaya hingga membanting muridnya sendiri yang masih di bawah umur.

Aksi tersebut memicu gelombang kemarahan publik. Banyak pihak menilai tindakan pelaku sudah melampaui batas, terlebih dilakukan oleh sosok yang seharusnya menjadi panutan dan pendidik.

Peristiwa ini dipastikan bukan sekadar kabar viral. Laporan resmi telah masuk ke Polres Probolinggo Kota pada Kamis, 19 Maret 2026, yang diajukan oleh warga berinisial S.

Baca Juga :  Korupsi Lampu Hias DLH Kota Probolinggo Kembali Seret Pejabat, Satu PPK Resmi Jadi Tersangka

Berdasarkan data kepolisian, insiden kekerasan itu terjadi pada Senin malam, 9 Maret 2026 sekitar pukul 22.00 WIB, di sebuah musala di kawasan Triwung Kidul, Kecamatan Kademangan. Korban diketahui berinisial M.F.R., sementara terduga pelaku juga berinisial S, yang tak lain merupakan guru ngajinya.

Yang membuat publik semakin geram, pemicu kekerasan tersebut tergolong sepele. Korban disebut tidak sengaja menggores mobil milik pelaku saat bersepeda. Namun alih-alih diselesaikan secara bijak, pelaku justru meluapkan emosi secara brutal.

Kasatres PPA dan PPO Polres Probolinggo Kota, AKP Rini Ifo Nila, membenarkan identitas pelaku dan hubungan dengan korban.

Baca Juga :  Drama Sertifikat Tanah Kota Probolinggo: DPRD Hadir Jadi Penentu Harapan Rakyat

“Benar, yang bersangkutan adalah guru ngaji korban. Kejadian bermula karena korban tidak sengaja menggores mobil saat bersepeda,” ujarnya, Selasa (24/3/2026).

Saat ini, aparat kepolisian tengah mengintensifkan penyelidikan. Pemeriksaan terhadap korban, pelapor, dan sejumlah saksi telah dilakukan, disertai pengumpulan alat bukti untuk memperkuat proses hukum.

“Berikutnya kami akan melakukan pemeriksaan terhadap terlapor,” tegas Rini.

Sebagai bagian dari penyidikan, korban juga telah menjalani visum di RSUD dr. Saleh Kota Probolinggo. Kasus ini kini menjadi sorotan luas dan menunggu langkah tegas aparat penegak hukum.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Penulis : Raphel

Berita Terkait

Penemuan Jenazah di Ladang Tebu Liprak Wetan, Polisi Lakukan Penanganan TKP
Insiden KA Ijen Ekspres dengan Mobil, KAI Daop 9 Jember Ingatkan Pentingnya Mendahulukan Kereta Api
Pengendara Motor Kritis usai Terpeleset Tanah Liat Diduga dari IPAL Dapur SPPG di Jalan Mastrip Kota Probolinggo
Bromo Kembali Dilanda Kebakaran di Tebing Seruni Point, Aktivitas Wisata Terganggu
Prajurit Kodim 0820 Tewas dalam Kecelakaan, Baru Pulang dari Satgas Karhutla Bromo
Geger! Bayi Laki-Laki Ditemukan di Laci Rombong Cilok di Tongas Probolinggo
Motor Korban Dicuri di Penginapan, Pelaku Tukar Kunci Kontak Saat Korban Mandi
Kawasan Wisata Gunung Bromo Ditutup Akibat Kebakaran Hutan Mulai 8 Agustus 2026
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 19:24 WIB

Penemuan Jenazah di Ladang Tebu Liprak Wetan, Polisi Lakukan Penanganan TKP

Kamis, 17 September 2026 - 14:33 WIB

Insiden KA Ijen Ekspres dengan Mobil, KAI Daop 9 Jember Ingatkan Pentingnya Mendahulukan Kereta Api

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:12 WIB

Pengendara Motor Kritis usai Terpeleset Tanah Liat Diduga dari IPAL Dapur SPPG di Jalan Mastrip Kota Probolinggo

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:48 WIB

Bromo Kembali Dilanda Kebakaran di Tebing Seruni Point, Aktivitas Wisata Terganggu

Rabu, 19 Agustus 2026 - 08:48 WIB

Prajurit Kodim 0820 Tewas dalam Kecelakaan, Baru Pulang dari Satgas Karhutla Bromo

Berita Terbaru