Prokir Diperketat, Warga Tak Bisa Lagi Ajukan Bantuan Perorangan

- Penulis

Minggu, 1 Maret 2026 - 23:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROBOLINGGO – Akses masyarakat terhadap bantuan melalui program pokok pikiran (prokir) anggota dewan kini tak lagi sebebas sebelumnya. Pemerintah menetapkan, pengajuan bantuan ke Pemkot Probolinggo wajib melalui kelompok minimal lima orang dan harus mengantongi Surat Keputusan (SK) dari dinas terkait.

Kebijakan itu disosialisasikan Wakil Ketua II DPRD Kota Probolinggo, Santi Wilujeng Prastyani, saat reses di daerah pemilihannya.

“Dari perwali terbaru, pengajuan bantuan ke Pemkot harus berupa kelompok, minimal lima orang, dan itu ber-SK dinas,” tegas Santi, Jumat (28/2/2026).

Artinya, usulan individu resmi tertutup. Baik untuk bantuan UMKM, pembangunan fisik, hingga sektor pertanian dan peternakan, seluruhnya kini wajib melalui wadah kelompok yang terdaftar dan terverifikasi secara administratif.

Baca Juga :  Ir. Hj. Sari Yuliati, M.T. gelar Sosialisasi guna Memperkuat peran 4 pilar kebangsan

Pengetatan ini diklaim untuk memastikan bantuan lebih tepat sasaran dan akuntabel. Dengan adanya SK dinas, kelompok penerima tercatat resmi sehingga memudahkan pengawasan dan pertanggungjawaban anggaran.

Namun di sisi lain, perubahan aturan ini berpotensi menjadi tantangan baru bagi warga yang belum tergabung dalam kelompok formal. Santi mengakui pentingnya sosialisasi agar masyarakat tidak terhambat persoalan administrasi.

“Jangan sampai masyarakat ingin mengusulkan bantuan tapi gagal hanya karena tidak memahami aturan baru,” ujarnya.

Di Kecamatan Kedupok, aspirasi terbanyak justru datang dari sektor pertanian dan peternakan. Ironisnya, sektor ini dinilai paling rumit dalam realisasi bantuan. Meski begitu, Santi menyebut dinas teknis sebenarnya telah membentuk kelompok tani dan ternak, sehingga secara struktur seharusnya tinggal menyesuaikan regulasi baru.

Baca Juga :  Dari HUT ke-25, Demokrat Kota Probolinggo Hadir Bersihkan Musholla Warga

“Kelompok pertanian dan peternakan sebenarnya sudah ada di dinas. Harusnya lebih mudah karena tinggal mengikuti aturan,” imbuhnya.

Selain menyoroti mekanisme prokir, Santi juga mengangkat isu yang dinilainya lebih mendesak: menyusutnya lahan pertanian di Kedupok. Ia menilai alih fungsi lahan menjadi perumahan kian masif dan menggerus area produktif.

Jika tak dikendalikan, kondisi ini dinilai bisa mengancam keberlangsungan sektor pertanian di wilayah kota. Ia pun meminta Pemerintah Kota Probolinggo memperketat regulasi perizinan dan pengawasan alih fungsi lahan.

“Kami minta Pemkot lebih tegas. Lahan pertanian jangan terus dikorbankan untuk pembangunan perumahan,” pungkasnya.

Penulis : Raphel

Berita Terkait

Dari HUT ke-25, Demokrat Kota Probolinggo Hadir Bersihkan Musholla Warga
NasDem Pasang Target 14 Kursi, Bisakah Dini Rahmania Kembalikan Kejayaan di Probolinggo?
Perkokoh Ideologi Bangsa hingga Tingkat Kecamatan, Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati Gelar Sosialisasi 4 Pilar MPR RI di Labuhan Haji
Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati Tekankan Pentingnya Empat Pilar Kebangsaan Sebagai Fondasi Persatuan di Lombok Tengah
Reses Gerindra di Wonoasih, Infrastruktur Jadi Sorotan dan Warga Didorong Ambil Peran di Program Prabowo
Reses Abdul Mujib Disorot, 40 Usulan Hibah Kambing Warga Wonoasih Masih Mengendap
Perkuat Ideologi Bangsa, Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati Sosialisasikan 4 Pilar di Montong Gading Lombok Timur
Sari Yuliati Perkokoh Semangat Kebangsaan Kader Golkar di Sakra Timur: “4 Pilar Adalah Harga Mati
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:04 WIB

Dari HUT ke-25, Demokrat Kota Probolinggo Hadir Bersihkan Musholla Warga

Minggu, 2 Agustus 2026 - 19:06 WIB

NasDem Pasang Target 14 Kursi, Bisakah Dini Rahmania Kembalikan Kejayaan di Probolinggo?

Sabtu, 20 Juni 2026 - 20:37 WIB

Perkokoh Ideologi Bangsa hingga Tingkat Kecamatan, Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati Gelar Sosialisasi 4 Pilar MPR RI di Labuhan Haji

Sabtu, 14 Maret 2026 - 15:21 WIB

Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati Tekankan Pentingnya Empat Pilar Kebangsaan Sebagai Fondasi Persatuan di Lombok Tengah

Senin, 2 Maret 2026 - 00:24 WIB

Reses Gerindra di Wonoasih, Infrastruktur Jadi Sorotan dan Warga Didorong Ambil Peran di Program Prabowo

Berita Terbaru