PROBOLINGGO – Proyek besar revitalisasi Alun-Alun Kota Probolinggo akhirnya memasuki babak retender setelah rekanan sebelumnya gagal memenuhi kompetensi. Kini, sorotan publik kembali tertuju pada ikon jantung kota tersebut yang tengah menanti wajah barunya.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPR) Kota Probolinggo, Setyorini Sayekti, membenarkan proses tender ulang itu.
“Pengumuman pemenang akan dilakukan pada tanggal 12 September mendatang,” ungkapnya kepada wartawan, sabtu (13/9/2025).
Rencana Tetap, Tak Ada yang Berubah
Meski sempat tersandung masalah kontrak, Setyorini menegaskan tidak ada yang bergeser dari rencana besar revitalisasi.
“Tetap sesuai rancangan awal, baik titik-titik perbaikan, pagu anggaran, maupun target pengerjaan yang harus selesai di akhir tahun,” tegasnya.
Ia tak menampik, retender ini dilakukan demi kepastian kualitas. “Yang kemarin itu memang rekanan yang tidak kompeten, makanya gagal kontrak,” bebernya lugas.
CV Carissa Ambil Alih Kendali
Drama tender pun menemukan episode terbarunya. Berdasarkan informasi resmi dari Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE), CV Carissa ditetapkan sebagai pemenang kontrak.
Perusahaan asal Jalan Brigjen Katamso II, Kelurahan Mangunharjo, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo itu dipercaya memegang kendali proyek dengan nilai fantastis Rp 8.203.252.607,81.
Dengan target rampung akhir 2024, proyek ini menjadi taruhan besar pemerintah kota untuk menghadirkan wajah baru Alun-Alun.
Publik pun menaruh harapan tinggi: ruang terbuka hijau yang bukan hanya indah dipandang, tetapi juga nyaman menjadi tempat berkumpul, bersantai, hingga menjadi simbol kebanggaan warga Kota Probolinggo.
Penulis : Raphel






