DPRD Pesimistis Revitalisasi Alun-Alun Kota Probolinggo Rampung Tepat Waktu

- Penulis

Minggu, 14 Desember 2025 - 21:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROBOLINGGO – Proyek revitalisasi Alun-Alun Kota Probolinggo berpotensi tidak selesai sesuai target waktu. Hingga pertengahan Desember 2025, progres fisik proyek bernilai Rp 8,06 miliar itu baru mencapai sekitar 50 persen, jauh dari capaian ideal yang seharusnya mendekati 80 persen.

Kondisi tersebut menjadi sorotan serius Komisi III DPRD Kota Probolinggo. Pada Sabtu (13/12/2025) siang, komisi yang membidangi pembangunan itu melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi proyek untuk memastikan langsung progres pekerjaan di lapangan.

Hasil sidak menunjukkan, sejumlah pekerjaan memang telah dilakukan, seperti pemasangan trotoar di sekeliling alun-alun, penanaman pohon pule, pemasangan lampu hias, serta penempatan pot bunga. Namun, pekerjaan tersebut belum sepenuhnya rampung. Bahkan di beberapa titik, area terlihat belum jelas peruntukannya.

Tak hanya itu, DPRD juga menemukan pot pohon berbahan semen yang sudah tampak gupil, meski proyek masih dalam tahap pengerjaan. Temuan ini menambah catatan kritis Komisi III terhadap kualitas pelaksanaan proyek.

Baca Juga :  Gedung Kesenian Dibongkar, Kampung Seni Direvitalisasi: DPRD Kota Probolinggo Kritik Anggaran Kesenian yang Dinilai Tak Efektif

Ketua Komisi III DPRD Kota Probolinggo, Muhklas Kurniawan, mengakui pihaknya pesimistis proyek dapat selesai tepat waktu. Ia menyebut, berdasarkan informasi awal, progres seharusnya sudah mencapai sekitar 80 persen, namun faktanya baru separuh.

“Informasi yang kami terima progresnya minus sekitar 25 persen. Seharusnya sudah di angka 80 persen lebih, tapi di lapangan baru 50 persen. Itu sebabnya kami turun langsung hari ini untuk melihat kondisi sebenarnya,” ujar Muhklas.

Menurutnya, waktu pengerjaan yang tersisa semakin sempit. Hingga batas akhir kontrak pada 26 Desember 2025, masih tersisa sekitar 13 hari kerja dengan beban pekerjaan yang dinilai masih cukup banyak.

“Dengan sisa waktu 13 hari dan pekerjaan yang masih cukup kompleks, kami memang tetap mendorong agar diselesaikan, tetapi secara realistis kami pesimis bisa tepat waktu,” tambahnya.

Baca Juga :  Soroti Dampak Sosial Proyek Drainase, Saiful Iman Minta Pemkot Siapkan Anggaran Pembongkaran Warung

Muhklas juga mengungkapkan bahwa persoalan proyek revitalisasi Alun-Alun Kota Probolinggo sebenarnya sudah muncul sejak tahap awal. Mulai dari kegagalan tender hingga pelaksana proyek yang sempat bermasalah.

“Ini perlu evaluasi menyeluruh. Sejak awal proses tender saja sudah bermasalah. Karena itu kami akan memanggil pelaksana proyek bersama dinas terkait untuk dimintai penjelasan,” tegasnya.

Ia menekankan, revitalisasi alun-alun bukan sekadar proyek fisik, melainkan ruang publik yang memiliki nilai sosial dan ekonomi bagi masyarakat Kota Probolinggo. Karena itu, DPRD meminta agar kualitas dan manfaat proyek benar-benar diperhatikan, bukan hanya mengejar penyelesaian administrasi.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Penulis : Raphel

Berita Terkait

DPRD Kota Probolinggo Mulai Bahas Kepastian Hukum Imamudin, Forsimapro: Sudah 11 Tahun Tanpa Payung Regulasi
DPRD Kota Probolinggo Perketat Pengawasan Proyek Pedestrian Tjokroaminoto Rp4,8 Miliar
DPRD Kota Probolinggo Bantah Isu Pemangkasan, Pastikan Honor Guru Ngaji Tetap Dikawal Hingga 2027
Rapat Paripurna DPRD Kota Probolinggo Ditunda, Wali Kota Absen di Agenda Krusial LKPJ 2025
Pansus DPRD Kota Probolinggo Kuliti LKPJ 2025, Anggaran Budaya Cuma 0,2 Persen, Data Bantuan Siswa Berantakan
Banner Satir Terbentang, Suporter Persipro Gugat Kebijakan Stadion Bayuangga Kota Probolinggo
Usai Renovasi, Sentra Kuliner GOR A. Yani Kota Probolinggo Sepi Pembeli, PKL Sindir Janji Kampanye Wali Kota
Rp17,16 Miliar untuk 7 Proyek 2026, DPRD Kota Probolinggo Warning PUPR: Jangan Sampai Terulang Putus Kontrak
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 6 Juli 2026 - 18:25 WIB

DPRD Kota Probolinggo Mulai Bahas Kepastian Hukum Imamudin, Forsimapro: Sudah 11 Tahun Tanpa Payung Regulasi

Senin, 29 Juni 2026 - 19:50 WIB

DPRD Kota Probolinggo Perketat Pengawasan Proyek Pedestrian Tjokroaminoto Rp4,8 Miliar

Rabu, 6 Mei 2026 - 18:11 WIB

DPRD Kota Probolinggo Bantah Isu Pemangkasan, Pastikan Honor Guru Ngaji Tetap Dikawal Hingga 2027

Senin, 20 April 2026 - 12:59 WIB

Rapat Paripurna DPRD Kota Probolinggo Ditunda, Wali Kota Absen di Agenda Krusial LKPJ 2025

Kamis, 9 April 2026 - 13:15 WIB

Pansus DPRD Kota Probolinggo Kuliti LKPJ 2025, Anggaran Budaya Cuma 0,2 Persen, Data Bantuan Siswa Berantakan

Berita Terbaru