Abdul Mujib: Rumah Tanpa Penghuni, Modal Miliaran Mau Dititip ke Siapa? Stop Dulu!

- Penulis

Sabtu, 29 November 2025 - 23:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROBOLINGGO — Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Kota Probolinggo melayangkan penolakan keras terhadap Raperda Penyertaan Modal Daerah kepada Perseroda Bahari Tanjung Tembaga. Penolakan itu menjadi sorotan utama dalam rapat paripurna usai penyampaian laporan Pansus dan fasilitasi Gubernur Jawa Timur.

Wakil Ketua DPRD Kota Probolinggo dari Fraksi PKB, Abdul Mujib, menyatakan bahwa pemerintah daerah terkesan terlalu tergesa-gesa mengajukan tambahan modal bagi Perseroda, padahal struktur pengelolaan perusahaan saja belum terbentuk.

“Kementerian Hukum nanti yang mengesahkan. Kalau sudah sah de facto, mau kasih modal berapa pun ya silakan. Masalahnya, kemarin itu direksinya belum ada. Yang mau diserahi tanggung jawab ini siapa?” tegas Mujib dengan nada kritis.

Baca Juga :  Dari HUT ke-25, Demokrat Kota Probolinggo Hadir Bersihkan Musholla Warga

Ia bahkan mengumpamakan kondisi ini seperti menitipkan barang ke rumah kosong.

“Ibarat kita mau mengantar sesuatu tapi tidak ada orang di rumah itu. Mau dititip ke siapa? Ke Pak RT? Ini anggaran besar, bukan barang sepele. Kalau tidak ada orang yang bertanggung jawab, bagaimana bisa dipaksakan untuk disahkan?”

PKB menilai pemerintah seolah ingin mendorong penyertaan modal tanpa memastikan kesiapan minimal pengelolaan internal Perseroda. Hal ini, menurut Mujib, mengancam akuntabilitas penggunaan anggaran dan membuka ruang persoalan hukum di kemudian hari.

Baca Juga :  Seleksi Pimpinan Baznas Kota Probolinggo Dipertanyakan, DPRD Ingatkan Bahaya Titipan

“Ini bukan soal kita menolak terus. Tapi jangan memaksakan. Selesaikan dulu direksinya, perbaiki, bentuk. Baru bicara modal. Jangan sampai publik melihat proses ini seperti dipaksa-paksakan,” kritiknya.

Dengan sikap tegas ini, PKB mengirim sinyal bahwa mereka tidak akan memberikan cek kosong kepada pemerintah dalam urusan penyertaan modal daerah, terutama untuk Perseroda yang dinilai belum siap dikelola secara profesional.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Penulis : Raphel

Berita Terkait

Dari HUT ke-25, Demokrat Kota Probolinggo Hadir Bersihkan Musholla Warga
NasDem Pasang Target 14 Kursi, Bisakah Dini Rahmania Kembalikan Kejayaan di Probolinggo?
Perkokoh Ideologi Bangsa hingga Tingkat Kecamatan, Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati Gelar Sosialisasi 4 Pilar MPR RI di Labuhan Haji
Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati Tekankan Pentingnya Empat Pilar Kebangsaan Sebagai Fondasi Persatuan di Lombok Tengah
Reses Gerindra di Wonoasih, Infrastruktur Jadi Sorotan dan Warga Didorong Ambil Peran di Program Prabowo
Prokir Diperketat, Warga Tak Bisa Lagi Ajukan Bantuan Perorangan
Reses Abdul Mujib Disorot, 40 Usulan Hibah Kambing Warga Wonoasih Masih Mengendap
Perkuat Ideologi Bangsa, Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati Sosialisasikan 4 Pilar di Montong Gading Lombok Timur
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:04 WIB

Dari HUT ke-25, Demokrat Kota Probolinggo Hadir Bersihkan Musholla Warga

Minggu, 2 Agustus 2026 - 19:06 WIB

NasDem Pasang Target 14 Kursi, Bisakah Dini Rahmania Kembalikan Kejayaan di Probolinggo?

Sabtu, 20 Juni 2026 - 20:37 WIB

Perkokoh Ideologi Bangsa hingga Tingkat Kecamatan, Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati Gelar Sosialisasi 4 Pilar MPR RI di Labuhan Haji

Sabtu, 14 Maret 2026 - 15:21 WIB

Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati Tekankan Pentingnya Empat Pilar Kebangsaan Sebagai Fondasi Persatuan di Lombok Tengah

Senin, 2 Maret 2026 - 00:24 WIB

Reses Gerindra di Wonoasih, Infrastruktur Jadi Sorotan dan Warga Didorong Ambil Peran di Program Prabowo

Berita Terbaru