Jangan Khawatir, Gunung Bromo Tetap Dibuka dan Aman Dikunjungi Meski Gunung Semeru Erupsi

- Penulis

Senin, 20 Juli 2026 - 08:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROBOLINGGO – Aktivitas erupsi Gunung Semeru pada Minggu (19/7/2026) memunculkan pertanyaan di kalangan masyarakat mengenai kondisi Gunung Bromo. Menjawab hal tersebut, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) memastikan aktivitas Gunung Bromo masih berada dalam kondisi stabil dan belum menunjukkan tanda-tanda erupsi.

Pengamat Gunung Api (PGA) Bromo, Wahyu Andrian Kusuma, mengatakan status Gunung Bromo hingga saat ini masih Level II (Waspada). Kondisi tersebut tidak berubah meski Gunung Semeru beberapa kali mengalami erupsi.

“Bromo masih Level II (Waspada). Belum ada erupsi,” ujar Wahyu saat dikonfirmasi Akurat.co pada Minggu (19/7/2026).

Menurutnya, kawasan wisata Gunung Bromo tetap dapat dikunjungi wisatawan. Namun, pengunjung diminta tetap mematuhi rekomendasi yang telah ditetapkan PVMBG, terutama larangan mendekati kawah aktif.

“Sesuai rekomendasi kami, kawasan di luar radius satu kilometer dari kawah aktif masih aman,” jelasnya.

Baca Juga :  Mantan Karyawan PT Tjiwulan Datangi DPRD Kota Probolinggo, Adukan Nasib Pasca-PHK

Berdasarkan laporan aktivitas Gunung Bromo selama 24 jam terakhir, gunung api yang memiliki ketinggian 2.329 meter di atas permukaan laut itu masih memperlihatkan aktivitas vulkanik yang relatif normal untuk status Level II.

Selama periode pengamatan 18 Juli 2026 pukul 00.00 hingga 24.00 WIB, petugas mencatat asap putih keluar dari kawah utama dengan intensitas tipis hingga tebal dan tinggi kolom asap berkisar 50 sampai 600 meter di atas puncak. Sementara kondisi cuaca di kawasan Bromo didominasi cerah hingga berawan dengan suhu udara antara 7 hingga 21 derajat Celsius.

Dari sisi kegempaan, PVMBG merekam dua gempa Low Frequency, dua gempa Hybrid/Fase Banyak, satu gempa Tektonik Jauh, serta tremor menerus beramplitudo rendah. Aktivitas tersebut masih sesuai dengan karakteristik Gunung Bromo yang berstatus Waspada.

Baca Juga :  Gelar Reses, Nur Hudana Perkuat Akses UMKM Lewat Skema Kelompok

Meski demikian, PVMBG tetap mengingatkan masyarakat dan wisatawan agar tidak mengabaikan aspek keselamatan. Seluruh pengunjung dilarang memasuki area dalam radius satu kilometer dari kawah aktif karena masih berpotensi terjadi letusan freatik yang bersifat mendadak tanpa didahului peningkatan aktivitas vulkanik yang signifikan.

Wahyu juga mengimbau wisatawan agar tidak khawatir berlebihan menyusul erupsi Gunung Semeru. Menurutnya, aktivitas kedua gunung api tersebut dipantau secara terpisah sehingga kondisi Semeru tidak serta-merta memengaruhi status Gunung Bromo.

“Bromo tetap aman untuk dikunjungi. Yang terpenting, wisatawan mengikuti seluruh rekomendasi petugas dan tidak memasuki zona yang telah ditetapkan sebagai kawasan berbahaya,” pungkasnya.(*)

Berita Terkait

Kunjungan Wisata Gunung Bromo Didominasi Lewat Pintu Malang, Penginapan Jadi Salah Satu Alasan
Dari Kentongan ke Kafe: Festival Patrol Ansor Kota Probolinggo Ramaikan Ramadan
DPRD Kota Probolinggo Minta Pemeriksaan Menyeluruh atas Legalitas dan Keamanan Wisata Kum Kum
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 08:11 WIB

Jangan Khawatir, Gunung Bromo Tetap Dibuka dan Aman Dikunjungi Meski Gunung Semeru Erupsi

Minggu, 19 Juli 2026 - 10:56 WIB

Kunjungan Wisata Gunung Bromo Didominasi Lewat Pintu Malang, Penginapan Jadi Salah Satu Alasan

Minggu, 8 Maret 2026 - 14:31 WIB

Dari Kentongan ke Kafe: Festival Patrol Ansor Kota Probolinggo Ramaikan Ramadan

Jumat, 12 Desember 2025 - 14:56 WIB

DPRD Kota Probolinggo Minta Pemeriksaan Menyeluruh atas Legalitas dan Keamanan Wisata Kum Kum

Berita Terbaru