MK Sudah Putuskan, Tapi Jadwal Pileg Masih Gantung di Tangan DPR

- Penulis

Selasa, 9 September 2025 - 17:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROBOLINGGO – Polemik jadwal Pemilihan Legislatif (Pileg) mendatang kian panas. Publik dibuat resah: apakah pesta demokrasi tetap digelar pada 2029, atau justru bergeser ke 2031? Pertanyaan besar itu akhirnya ditanggapi langsung oleh Ketua Bawaslu Kota Probolinggo, Johan Dwi Angga.

Dalam pernyataannya, Johan menegaskan bahwa meski Mahkamah Konstitusi (MK) sudah mengetuk palu putusan, kepastian jadwal pileg sejatinya masih samar. Semua masih menunggu revisi undang-undang dari DPR RI.

“Kalau menurut hasil MK, pasti ya di 2029 dan 2031 ada pileg semua. Tetapi untuk teknisnya masih menunggu undang-undang yang baru,” tegas Johan, Senin (9/9/2025).

Baca Juga :  Prokir Diperketat, Warga Tak Bisa Lagi Ajukan Bantuan Perorangan

Isu liar sempat bergulir, termasuk kemungkinan masa jabatan anggota legislatif diperpanjang hingga tujuh tahun. Namun Johan buru-buru meluruskan. Ia menegaskan, wacana itu belum bisa dianggap final tanpa landasan hukum yang jelas.

“Belum tentu juga, karena putusan MK seperti itu. Tapi tetap menunggu undang-undang yang baru nanti,” jelasnya dengan penuh kehati-hatian.

Baca Juga :  PKB Kritik Anggaran Kormi dan Rumah Tangga Kepala Daerah Kota Probolinggo

Meski demikian, Johan memastikan satu hal: konsep pemilu serentak tidak akan hilang. Hanya saja, mekanismenya akan dipisahkan antara pemilihan nasional dan pemilihan daerah.

“2029 dan 2031 itu tetap serentak kok, hanya terpisah nasional dan daerah,” tandasnya.

Kini, bola panas ada di tangan DPR RI. Seluruh mata publik pun menatap gedung parlemen, menanti kepastian regulasi baru yang akan menentukan arah perjalanan demokrasi Indonesia lima hingga tujuh tahun mendatang.***

Berita Terkait

Dari HUT ke-25, Demokrat Kota Probolinggo Hadir Bersihkan Musholla Warga
NasDem Pasang Target 14 Kursi, Bisakah Dini Rahmania Kembalikan Kejayaan di Probolinggo?
Perkokoh Ideologi Bangsa hingga Tingkat Kecamatan, Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati Gelar Sosialisasi 4 Pilar MPR RI di Labuhan Haji
Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati Tekankan Pentingnya Empat Pilar Kebangsaan Sebagai Fondasi Persatuan di Lombok Tengah
Reses Gerindra di Wonoasih, Infrastruktur Jadi Sorotan dan Warga Didorong Ambil Peran di Program Prabowo
Prokir Diperketat, Warga Tak Bisa Lagi Ajukan Bantuan Perorangan
Reses Abdul Mujib Disorot, 40 Usulan Hibah Kambing Warga Wonoasih Masih Mengendap
Perkuat Ideologi Bangsa, Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati Sosialisasikan 4 Pilar di Montong Gading Lombok Timur
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:04 WIB

Dari HUT ke-25, Demokrat Kota Probolinggo Hadir Bersihkan Musholla Warga

Minggu, 2 Agustus 2026 - 19:06 WIB

NasDem Pasang Target 14 Kursi, Bisakah Dini Rahmania Kembalikan Kejayaan di Probolinggo?

Sabtu, 20 Juni 2026 - 20:37 WIB

Perkokoh Ideologi Bangsa hingga Tingkat Kecamatan, Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati Gelar Sosialisasi 4 Pilar MPR RI di Labuhan Haji

Sabtu, 14 Maret 2026 - 15:21 WIB

Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati Tekankan Pentingnya Empat Pilar Kebangsaan Sebagai Fondasi Persatuan di Lombok Tengah

Senin, 2 Maret 2026 - 00:24 WIB

Reses Gerindra di Wonoasih, Infrastruktur Jadi Sorotan dan Warga Didorong Ambil Peran di Program Prabowo

Berita Terbaru