Wakil Ketua DPRD Kota Probolinggo Tegaskan Tolak Pilkada Dipilih DPRD

- Penulis

Minggu, 25 Januari 2026 - 23:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROBOLINGGO — Wakil Ketua DPRD Kota Probolinggo, Santi Wilujeng Prastyani, menegaskan penolakannya terhadap wacana pemilihan kepala daerah melalui DPRD. Ia menilai, mekanisme tersebut berpotensi melemahkan demokrasi karena menghilangkan hak rakyat untuk memilih pemimpin daerahnya secara langsung.

Pernyataan itu disampaikan Santi di tengah menguatnya wacana perubahan sistem Pilkada di tingkat nasional. Menurutnya, pemilihan langsung merupakan bagian penting dari kedaulatan rakyat yang tidak boleh dikorbankan dengan dalih efisiensi anggaran.

“Hak politik warga negara adalah fundamental. Efisiensi anggaran tidak boleh dibenarkan sebagai alasan untuk mengurangi ruang partisipasi publik,” ujar Santi, Rabu (7/1/2026).

Baca Juga :  Sidak DPRD Ungkap Pekerjaan Lamban di TPA Bestari Kota Probolinggo, DLH Tetap Klaim Tepat Waktu

Politisi PDI Perjuangan tersebut menegaskan bahwa partainya tetap konsisten memperjuangkan Pilkada langsung oleh rakyat. Ia juga mempertanyakan asumsi bahwa pemilihan kepala daerah oleh DPRD dapat menekan biaya politik secara signifikan.

“Kalau tujuan perubahan sistem untuk menekan biaya politik, kita perlu bukti nyata bahwa DPRD bisa mengendalikan biaya semacam itu. Tanpa kontrol publik yang kuat, itu hanya teori semata,” tegasnya.

Baca Juga :  Lapas Probolinggo Gencar Basmi Barang Terlarang: Operasi Pemeriksaan Tiga Kali Sehari

Santi menilai, risiko praktik mahar politik tetap terbuka meski kepala daerah dipilih melalui DPRD. Bahkan, tanpa keterlibatan langsung masyarakat, potensi transaksi politik dinilai bisa semakin sulit diawasi.

Diketahui, usulan agar kepala daerah kembali dipilih oleh DPRD belakangan mencuat di level nasional, termasuk dari sejumlah elite politik sebagai opsi perubahan sistem pemilu ke depan. Namun di Kota Probolinggo, sikap Santi mencerminkan penolakan tegas terhadap wacana tersebut sekaligus dukungan kuat terhadap keberlanjutan Pilkada langsung oleh rakyat.

Berita Terkait

MUI Kota Probolinggo Kecam Konten Challenge Miras
CV Melangkah Maju Diduga Langgar Izin Tambang dan Kawasan Hutan di Probolinggo, Polisi Diminta Selidiki
Bukan Sekadar Realisasi, DPRD Kota Probolinggo Tuntut Bukti Nyata Kinerja Pemkot 2025
Penguatan Tim Pudam,dan Memaksimalkan Kinerjanya di tengah Lebaran Sebagai Bentuk Melayani Pelanggan
Ansor Kota Probolinggo Ranting Sumbertaman Jemput Bola, Sasar Duafa dan Balita Gizi Kurang
Tak Difasilitasi, Malah Dipungut: Komunitas Karapan Sapi Brujul Wadul DPRD Kota Probolinggo
Komisi I DPRD Probolinggo Keluarkan Rekomendasi Tegas Terkait Polemik Homestay Hadi’s
Riyadlus Sholihin: Dua Kali RDP, Dugaan Hiburan Terselubung di Homestay Hadi’s Tak Kunjung Ditindak
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 09:23 WIB

MUI Kota Probolinggo Kecam Konten Challenge Miras

Rabu, 22 Juli 2026 - 12:17 WIB

CV Melangkah Maju Diduga Langgar Izin Tambang dan Kawasan Hutan di Probolinggo, Polisi Diminta Selidiki

Senin, 13 April 2026 - 16:53 WIB

Bukan Sekadar Realisasi, DPRD Kota Probolinggo Tuntut Bukti Nyata Kinerja Pemkot 2025

Senin, 23 Maret 2026 - 17:40 WIB

Penguatan Tim Pudam,dan Memaksimalkan Kinerjanya di tengah Lebaran Sebagai Bentuk Melayani Pelanggan

Sabtu, 14 Februari 2026 - 19:46 WIB

Ansor Kota Probolinggo Ranting Sumbertaman Jemput Bola, Sasar Duafa dan Balita Gizi Kurang

Berita Terbaru