Bukan Sekadar Realisasi, DPRD Kota Probolinggo Tuntut Bukti Nyata Kinerja Pemkot 2025

- Penulis

Senin, 13 April 2026 - 16:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROBOLINGGO – DPRD Kota Probolinggo melontarkan kritik tajam terhadap evaluasi kinerja Pemerintah Kota tahun anggaran 2025. Melalui Panitia Khusus (Pansus) LKPJ, dewan menegaskan bahwa tingginya angka serapan anggaran tidak bisa lagi dijadikan tolok ukur utama keberhasilan.

Anggota Pansus dari Fraksi Golkar, Masda Putri Amelia, menyampaikan bahwa meski apresiasi tetap diberikan, pemerintah daerah tidak boleh terjebak pada capaian administratif semata tanpa hasil yang dirasakan masyarakat.

“Kami mengapresiasi kinerja pemerintah di 2025, tapi jangan berhenti di angka realisasi. Jangan sampai program hanya terlihat berjalan, namun output dan dampaknya tidak jelas bagi masyarakat,” tegasnya, pada senin (13/4/2026) siang, usai rapat pansus digelar.

Ia menyoroti kecenderungan evaluasi yang berulang dari tahun ke tahun tanpa perbaikan signifikan. Menurutnya, hal ini menjadi alarm serius bagi pemerintah daerah agar tidak mengulang pola yang sama di tahun berikutnya.

Baca Juga :  Proyek Hanggar TPA Bestari Molor Parah, DPRD Kota Probolinggo : Masyarakat Dirugikan!

“Evaluasi jangan hanya jadi formalitas tahunan. Harus ada perbaikan konkret. Jangan sampai catatan lama kembali terulang di 2026 dan seterusnya,” ujarnya.

Masda menekankan, DPRD ingin melihat kejelasan arah program pemerintah, mulai dari perencanaan, proses pelaksanaan, hingga hasil akhir yang benar-benar terukur dan berdampak.

“Yang kita kejar bukan sekadar program terlaksana, tapi bagaimana hasilnya. Apakah mampu menjawab persoalan masyarakat? Apakah pelayanan publik benar-benar membaik? Itu yang harus dijawab,” katanya.

Ia juga menegaskan bahwa indikator keberhasilan pemerintah daerah harus bergeser dari sekadar angka menuju kualitas pelayanan dan solusi nyata atas permasalahan publik.

Baca Juga :  Semipro untuk Siapa? DPRD Pertanyakan Dominasi Pedagang Luar Daerah di Event Tahunan Kota Probolinggo

“Serapan 90 sampai 100 persen itu penting, tapi bukan segalanya. Kalau masyarakat masih mengeluh, berarti ada yang belum selesai,” tandasnya.

Menurutnya, keberadaan Pansus menjadi instrumen penting dalam menguliti kinerja pemerintah daerah secara lebih mendalam. DPRD, kata dia, memiliki tanggung jawab penuh dalam mengawal penggunaan anggaran agar tepat sasaran.

“Setiap rupiah uang daerah adalah tanggung jawab bersama. Harus bisa dipertanggungjawabkan, bukan hanya di atas kertas, tapi juga di lapangan,” pungkasnya.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Penulis : Raphel

Berita Terkait

MUI Kota Probolinggo Kecam Konten Challenge Miras
CV Melangkah Maju Diduga Langgar Izin Tambang dan Kawasan Hutan di Probolinggo, Polisi Diminta Selidiki
Penguatan Tim Pudam,dan Memaksimalkan Kinerjanya di tengah Lebaran Sebagai Bentuk Melayani Pelanggan
Ansor Kota Probolinggo Ranting Sumbertaman Jemput Bola, Sasar Duafa dan Balita Gizi Kurang
Tak Difasilitasi, Malah Dipungut: Komunitas Karapan Sapi Brujul Wadul DPRD Kota Probolinggo
Wakil Ketua DPRD Kota Probolinggo Tegaskan Tolak Pilkada Dipilih DPRD
Komisi I DPRD Probolinggo Keluarkan Rekomendasi Tegas Terkait Polemik Homestay Hadi’s
Riyadlus Sholihin: Dua Kali RDP, Dugaan Hiburan Terselubung di Homestay Hadi’s Tak Kunjung Ditindak
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 09:23 WIB

MUI Kota Probolinggo Kecam Konten Challenge Miras

Rabu, 22 Juli 2026 - 12:17 WIB

CV Melangkah Maju Diduga Langgar Izin Tambang dan Kawasan Hutan di Probolinggo, Polisi Diminta Selidiki

Senin, 13 April 2026 - 16:53 WIB

Bukan Sekadar Realisasi, DPRD Kota Probolinggo Tuntut Bukti Nyata Kinerja Pemkot 2025

Senin, 23 Maret 2026 - 17:40 WIB

Penguatan Tim Pudam,dan Memaksimalkan Kinerjanya di tengah Lebaran Sebagai Bentuk Melayani Pelanggan

Sabtu, 14 Februari 2026 - 19:46 WIB

Ansor Kota Probolinggo Ranting Sumbertaman Jemput Bola, Sasar Duafa dan Balita Gizi Kurang

Berita Terbaru