Kolaborasi GP Ansor, PT DABN, dan KSOP Warnai Isra’ Mi’raj di Kota Probolinggo

- Penulis

Kamis, 15 Januari 2026 - 09:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Probolinggo – Di tengah minimnya sorotan dan perhatian terhadap kesejahteraan guru ngaji, Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kota Probolinggo menggelar pengajian dan doa bersama memperingati Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW 27 Rajab 1447 Hijriah, Rabu (14/1/2026).

Tak hanya seremonial keagamaan, kegiatan yang berlangsung di Musholla Al-Hikmah, Kelurahan Jrebeng Wetan ini juga diisi dengan santunan bagi para guru ngaji—mereka yang selama ini berperan penting dalam membentuk dasar keimanan dan moral masyarakat, namun kerap luput dari kebijakan kesejahteraan.

Dalam kegiatan tersebut, GP Ansor menggandeng PT Delta Artha Bahari Nusantara (DABN) serta Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Probolinggo. Kolaborasi ini menjadi sorotan tersendiri, mengingat instansi dan perusahaan di sektor kelautan tersebut jarang tampil dalam kegiatan sosial-keagamaan.

Baca Juga :  Ansor Kota Probolinggo Ranting Sumbertaman Jemput Bola, Sasar Duafa dan Balita Gizi Kurang

Ketua PC GP Ansor Kota Probolinggo, Salamul Huda, menegaskan bahwa peringatan Isra’ Mi’raj seharusnya menjadi ruang refleksi, tidak hanya soal spiritualitas, tetapi juga keadilan sosial terhadap para pendidik keagamaan nonformal.

“Harusnya kepedulian dan kesejahteraan guru ngaji menjadi prioritas Wali Kota Probolinggo. Tanpa mereka, kita semua akan buta terhadap bacaan kitab suci Al-Qur’an,” ujar Salamul Huda.

Ia mengakui kebijakan pemerintah daerah terkait pemberian gaji bagi RT dan RW merupakan langkah positif. Namun, menurutnya, kebijakan tersebut belum menyentuh kelompok lain yang perannya tak kalah fundamental.

Baca Juga :  Di Balik Sukses Semipro, Stadion Bayuangga Kota Probolinggo Menunggu Tanggung Jawab

“Jangan sampai kebijakan gaji RT dan RW berjalan, sementara guru-guru ngaji yang membentuk akhlak dan moral anak-anak kita justru terabaikan. Mereka mengajar dengan ikhlas, tapi negara seolah lupa,” tegasnya.

Melalui kegiatan ini, GP Ansor Kota Probolinggo berharap pemerintah daerah mulai membuka mata dan merumuskan kebijakan konkret bagi kesejahteraan guru ngaji, agar peringatan hari besar Islam tidak berhenti pada seremoni, tetapi juga melahirkan keberpihakan nyata.

 

 

 

 

 

 

 

 

Penulis : Raphel

Berita Terkait

MUI Kota Probolinggo Kecam Konten Challenge Miras
CV Melangkah Maju Diduga Langgar Izin Tambang dan Kawasan Hutan di Probolinggo, Polisi Diminta Selidiki
Bukan Sekadar Realisasi, DPRD Kota Probolinggo Tuntut Bukti Nyata Kinerja Pemkot 2025
Penguatan Tim Pudam,dan Memaksimalkan Kinerjanya di tengah Lebaran Sebagai Bentuk Melayani Pelanggan
Ansor Kota Probolinggo Ranting Sumbertaman Jemput Bola, Sasar Duafa dan Balita Gizi Kurang
Tak Difasilitasi, Malah Dipungut: Komunitas Karapan Sapi Brujul Wadul DPRD Kota Probolinggo
Wakil Ketua DPRD Kota Probolinggo Tegaskan Tolak Pilkada Dipilih DPRD
Komisi I DPRD Probolinggo Keluarkan Rekomendasi Tegas Terkait Polemik Homestay Hadi’s
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 09:23 WIB

MUI Kota Probolinggo Kecam Konten Challenge Miras

Rabu, 22 Juli 2026 - 12:17 WIB

CV Melangkah Maju Diduga Langgar Izin Tambang dan Kawasan Hutan di Probolinggo, Polisi Diminta Selidiki

Senin, 13 April 2026 - 16:53 WIB

Bukan Sekadar Realisasi, DPRD Kota Probolinggo Tuntut Bukti Nyata Kinerja Pemkot 2025

Senin, 23 Maret 2026 - 17:40 WIB

Penguatan Tim Pudam,dan Memaksimalkan Kinerjanya di tengah Lebaran Sebagai Bentuk Melayani Pelanggan

Sabtu, 14 Februari 2026 - 19:46 WIB

Ansor Kota Probolinggo Ranting Sumbertaman Jemput Bola, Sasar Duafa dan Balita Gizi Kurang

Berita Terbaru