Dewan Kritik Proyek Arteri di Kota Probolinggo: Jangan Asal Kerja, Uji Laboratorium Harus Duluan!

- Penulis

Rabu, 22 Oktober 2025 - 23:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROBOLINGGO – Suhu kritik terhadap proyek preservasi Jalan Soekarno Hatta, Kota Probolinggo, makin panas. Setelah sidak Komisi III DPRD pada Selasa (21/10/2025), kini giliran para wakil rakyat menumpahkan kekesalan atas dugaan lemahnya perencanaan, pengerjaan yang terburu-buru, hingga rusaknya taman kota akibat proyek tersebut.

Saat ditemui di ruang Fraksi Gembira, Rabu (22/10/2025) siang, Anggota Komisi III DPRD Kota Probolinggo, Robet Riyanto, menegaskan bahwa proyek bernilai 40 miliar rupiah itu menyisakan banyak tanda tanya di lapangan.

“Taman itu wajib diperbaiki. Kalau anggarannya tidak ada, berarti perencanaannya yang tidak benar. Taman yang bagus dirusak tapi tidak dikembalikan seperti semula, ini jelas keliru,” tegas Robet.

Ia juga menyoroti kualitas material proyek, seperti box culvert dan kanstin beton, yang dinilai belum melalui uji laboratorium sebelum dipasang.

Baca Juga :  Usai Renovasi, Sentra Kuliner GOR A. Yani Kota Probolinggo Sepi Pembeli, PKL Sindir Janji Kampanye Wali Kota

“Itu harus diuji lab dulu baru dikerjakan, bukan dibalik. Kami ingin tahu hasil uji tekanannya berapa, speknya sesuai HPS atau tidak. Jangan-jangan nanti lima tahun ke depan proyek ini malah jadi beban kota karena dikerjakan asal-asalan,” sindirnya tajam.

Tak berhenti di situ, Robet juga mempertanyakan aktivitas kendaraan berat yang lalu-lalang di area proyek menggunakan roda keras.

“Kok kendaraan berat pakai roda keras? Harusnya pakai ban karet. Kalau seperti itu, jalan yang baru saja dikerjakan bisa rusak lagi. Kami juga belum tahu apakah desain dan pelaksanaan proyek ini benar-benar sesuai bestek,” ujarnya dengan nada geram.

Lebih jauh, politisi Komisi III itu menyinggung soal pemangkasan 85 pohon di sepanjang jalur proyek. Ia menilai hasil penjualan kayu senilai Rp5 juta sangat tidak sebanding dengan ongkos pemotongan dan pengangkutan di lapangan.

Baca Juga :  LSM LIRA Cium Pelanggaran Prosedur di Balik Insiden Tongkang di Pelabuhan Probolinggo

“Kalau dihitung-hitung, ongkos potong dan angkut malah lebih mahal dari harga lakunya pohon itu. Ini jelas janggal,” katanya.

Robet memastikan Komisi III tidak akan tinggal diam. DPRD akan memanggil kontraktor pelaksana dan dinas teknis terkait untuk memberikan klarifikasi terbuka.

“Kami ini wakil rakyat. Kalau pekerjaan pemerintah tidak sesuai dan rakyat kecewa, yang kena hujat ya kami. Jadi harus jelas, uji lab-nya mana, spesifikasinya apa, dan tanggung jawabnya siapa,” pungkasnya.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Penulis : Raphel

Berita Terkait

MUI Kota Probolinggo Kecam Konten Challenge Miras
CV Melangkah Maju Diduga Langgar Izin Tambang dan Kawasan Hutan di Probolinggo, Polisi Diminta Selidiki
Bukan Sekadar Realisasi, DPRD Kota Probolinggo Tuntut Bukti Nyata Kinerja Pemkot 2025
Penguatan Tim Pudam,dan Memaksimalkan Kinerjanya di tengah Lebaran Sebagai Bentuk Melayani Pelanggan
Ansor Kota Probolinggo Ranting Sumbertaman Jemput Bola, Sasar Duafa dan Balita Gizi Kurang
Tak Difasilitasi, Malah Dipungut: Komunitas Karapan Sapi Brujul Wadul DPRD Kota Probolinggo
Wakil Ketua DPRD Kota Probolinggo Tegaskan Tolak Pilkada Dipilih DPRD
Komisi I DPRD Probolinggo Keluarkan Rekomendasi Tegas Terkait Polemik Homestay Hadi’s
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 09:23 WIB

MUI Kota Probolinggo Kecam Konten Challenge Miras

Rabu, 22 Juli 2026 - 12:17 WIB

CV Melangkah Maju Diduga Langgar Izin Tambang dan Kawasan Hutan di Probolinggo, Polisi Diminta Selidiki

Senin, 13 April 2026 - 16:53 WIB

Bukan Sekadar Realisasi, DPRD Kota Probolinggo Tuntut Bukti Nyata Kinerja Pemkot 2025

Senin, 23 Maret 2026 - 17:40 WIB

Penguatan Tim Pudam,dan Memaksimalkan Kinerjanya di tengah Lebaran Sebagai Bentuk Melayani Pelanggan

Sabtu, 14 Februari 2026 - 19:46 WIB

Ansor Kota Probolinggo Ranting Sumbertaman Jemput Bola, Sasar Duafa dan Balita Gizi Kurang

Berita Terbaru