DPRD Kota Probolinggo Temukan Proyek Preservasi Trotoar 40 M Diduga Gunakan Material Reject

- Penulis

Selasa, 4 November 2025 - 09:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROBOLINGGO – Proyek preservasi trotoar di sepanjang Jalan Soekarno-Hatta Kota Probolinggo kembali disorot tajam. Anggota Komisi III DPRD Kota Probolinggo, Saiful Iman, menemukan sejumlah box culvert pecah dan retak yang tetap dipasang dalam proyek bernilai Rp40 miliar itu.

Temuan tersebut memunculkan dugaan kuat adanya pekerjaan asal-asalan di lapangan. Padahal, proyek tersebut disebut sebagai “proyek hadiah” dari pemerintah pusat untuk Kota Probolinggo.

“Saya temukan sendiri di lapangan, banyak box culvert yang pecah dan retak. Bahkan ada yang seperti barang reject. Harusnya ditarik dan diganti, tapi kenyataannya tetap dipasang,” tegas Saiful saat dikonfirmasi, Selasa (04/11/2025).

Baca Juga :  Sirkuit Dibangun Pakai APBD, DPRD Kota Probolinggo Sindir Iuran Tak Jelas: “Ini Pungli?”

Politikus dari fraksi PKB yang dikenal vokal dalam pengawasan proyek itu menyebut, kondisi terparah ia temukan di depan SPBU Kasbah, Jalan Soekarno-Hatta. Padahal, pihak Balai Pelaksana Konstruksi (BPK) sebelumnya sudah berkomitmen menarik material rusak dan menggantinya dengan yang baru.

“Mereka berjanji akan mengganti. Tapi faktanya di lapangan tetap dipasang. Ini jelas bukan pekerjaan yang benar. Sangat berisiko, karena box culvert itu menahan beban kendaraan. Kalau ambrol, bisa mengancam keselamatan warga,” ujarnya.

Saiful menilai, jika material rusak tetap digunakan, maka konsekuensinya akan membebani keuangan daerah, karena perawatan dan perbaikan pasca proyek otomatis menjadi tanggung jawab Pemerintah Kota Probolinggo.

Baca Juga :  Santi: Dinamika Internal PDIP Tak Boleh Ganggu Perjuangan Wakil Rakyat

“Kalau ini dibiarkan, setelah proyek selesai yang menanggung perawatan adalah Pemkot. Biayanya bisa jauh lebih besar. Jangan sampai proyek ini Cuma jadi simbol hadiah, tapi kualitasnya murahan,” sindirnya tajam.

Ia pun mendesak agar pengawasan teknis dan administrasi proyek diperketat, terutama terhadap spesifikasi material dan Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang digunakan.

“Kami di Komisi III akan terus turun ke lapangan. Semua temuan akan kami dokumentasikan dengan video dan foto sebagai bukti nyata kondisi di lapangan,” pungkasnya.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Penulis : Raphel

Berita Terkait

MUI Kota Probolinggo Kecam Konten Challenge Miras
CV Melangkah Maju Diduga Langgar Izin Tambang dan Kawasan Hutan di Probolinggo, Polisi Diminta Selidiki
Bukan Sekadar Realisasi, DPRD Kota Probolinggo Tuntut Bukti Nyata Kinerja Pemkot 2025
Penguatan Tim Pudam,dan Memaksimalkan Kinerjanya di tengah Lebaran Sebagai Bentuk Melayani Pelanggan
Ansor Kota Probolinggo Ranting Sumbertaman Jemput Bola, Sasar Duafa dan Balita Gizi Kurang
Tak Difasilitasi, Malah Dipungut: Komunitas Karapan Sapi Brujul Wadul DPRD Kota Probolinggo
Wakil Ketua DPRD Kota Probolinggo Tegaskan Tolak Pilkada Dipilih DPRD
Komisi I DPRD Probolinggo Keluarkan Rekomendasi Tegas Terkait Polemik Homestay Hadi’s
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 09:23 WIB

MUI Kota Probolinggo Kecam Konten Challenge Miras

Rabu, 22 Juli 2026 - 12:17 WIB

CV Melangkah Maju Diduga Langgar Izin Tambang dan Kawasan Hutan di Probolinggo, Polisi Diminta Selidiki

Senin, 13 April 2026 - 16:53 WIB

Bukan Sekadar Realisasi, DPRD Kota Probolinggo Tuntut Bukti Nyata Kinerja Pemkot 2025

Senin, 23 Maret 2026 - 17:40 WIB

Penguatan Tim Pudam,dan Memaksimalkan Kinerjanya di tengah Lebaran Sebagai Bentuk Melayani Pelanggan

Sabtu, 14 Februari 2026 - 19:46 WIB

Ansor Kota Probolinggo Ranting Sumbertaman Jemput Bola, Sasar Duafa dan Balita Gizi Kurang

Berita Terbaru